Pages

Showing posts with label Teknik Komputer. Show all posts
Showing posts with label Teknik Komputer. Show all posts

Sunday, March 28, 2010

Robot menggunakan motor servo dan pengendaliannya.

Robot menggunakan motor servo dan pengendaliannya.
Setiap tahunnya Kontes Robot Indonesia dan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRI/KRCI) diadakan dan dalam ajang KRCI ada beberapa divisi yang dilombakan seperti robot beroda, robot berkaki, dan expert. Yang menarik dalam hal ini adalah robot berkaki dimana robot-robot yang bertanding untuk sistem pengendalian kaki robotnya banyak yang menggunakan motor servo, jumlahnya pun tidak sedikit bahkan ada yang menggunakan duabelas motor servo untuk robot berkaki enam.

Untuk sistem pengendalian motor servo yang jumlahnya banyak umumnya diperlukan servo controller dimana modul ini yang akan mengatur pengiriman alamat dan pemberian data/lebar pulsa pada masing-masing motor servo. Akan tetapi permasalahan yang muncul saat ini adalah sulitnya mendapatkan modul servo controller yang harus memesan dari luar negeri dan tentunya harus dibayar dengan biaya yang tinggi dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mempelajari cara pemasangan dan pemrogramannya.

Untuk mengatasi masalah tersebut kita dapat membuat sendiri modul servo controller dengan menggunakan mikrokontroler PIC 16F84. Mikrokontroler buatan Microchip ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap untuk mengendalikan banyak motor servo disamping pemrogramannya yang mudah yaitu dengan menggunakan bahasa pemrograman basic.

Dalam pembuatan modul servo controller ini dibutuhkan dua buah mikrokontroler PIC 16F84 yang terdiri dari mikrokontroler utama yang dapat mengontrol duabelas motor servo sekaligus dan mikrokontroler bantu yang digunakan untuk mengirimkan alamat dan data/lebar pulsa secara serial (RS232) ke mikrokontroler utama, juga sebagai masukan perintah pengendalian gerakan robot dari mikrokontroler lain yang dilakukan secara pararel (8 bit).

Dalam pembuatan robot berkaki yang menggunakan banyak motor sevo dibutuhkan suatu modul servo controller untuk mengatur pergerakan robot, akan tetapi modul ini sulit di dapatkan serta harganya yang cukup mahal di pasaran. Dengan keadaan yang seperti ini sebagai alternatif kita dapat membuat sendiri modul servo controller hanya dengan menggunakan dua buah mikrokontroller PIC 16F84 ditambah dengan sedikit komponen lainya.

Masalah-masalah yang muncul dalam mengontrol motor servo untuk pengendalian robot berkaki adalah:Sulitnya mendapatkan modul servo controller, Harga servo controller yang cukup mahal karena harus memesan dari luar negeri, Tidak semua mikrokontroler dapat digunakan sebagai servo controller karena tidak memiliki fasilitas yang mendukung, Sulitnya penerapan dan pemrograman jika menggunakan mikrokontroler lain serta waktu pembelajaran yang cukup lama.

Tujuan dari pembuatan sistem pengendalian motor servo dengan mikrokontroler PIC 16F84 ini adalah : Sebagai salah satu alternatif untuk sistem pengendalian robot berkaki, Menurunkan biaya pembuatan robot, Memudahkan dalam perancangan dan pemrograman, Memudahkan pencarian komponen dan mengefisiennkan waktu pembuatan.

Pemilihan motor servo standar 180 derajat yang menggerakan persendian kaki pada robot secara vertikal dan horizontal adalah sangat penting untuk menentukan kombinasi pergerakan robot, motor harus memiliki torsi yang cukup besar untuk dapat menggerakan persendian kaki dan mengimbangi berat keseluruhan robot. Pada rancangan ini kami menggunakan motor servo Hitec Standart Servo HS-322HD.
Hal paling utama dalam sistem pengontrolan robot berkaki yang sistem pergerakannya menggunakan motor servo adalah waktu pemberian data/lebar pulsa sinyal PWM pada motor servo dimana robot akan bergerak sesuai dengan posisi perputaran motor servo.

Motor servo yang digunakan yaitu motor servo standar 1800, motor servo jenis ini hanya mampu bergerak dua arah (CW dan CCW) dengan defleksi masing-masing sudut mencapai 900sehingga total defleksi sudut dari kanan – tengah – kiri adalah 1800. Operasional motor servo dikendalikan oleh sebuah pulsa selebar ± 20 ms, dimana lebar pulsa antara 0.5 ms dan 2 ms menyatakan akhir dari range sudut maksimum. Apabila motor servo diberikan pulsa dengan besar 1.5 ms mencapai gerakan 900, maka bila kita berikan pulsa kurang dari 1.5 ms maka posisi mendekati 00 dan bila kita berikan pulsa lebih dari 1.5 ms maka posisi mendekati 1800.

Motor Servo akan bekerja secara baik jika pada bagian pin kontrolnya diberikan sinyal PWM dengan frekuensi 50 Hz. Dimana pada saat sinyal dengan frekuensi 50 Hz tersebut dicapai pada kondisi Ton duty cycle 1.5 ms, maka rotor dari motor akan berhenti tepat di tengah-tengah (sudut 00/ netral).

Pada saat Ton duty cycledari sinyal yang diberikan kurang dari 1.5 ms, maka rotor akan berputar ke arah kiri dengan membentuk sudut yang besarnya linier terhadap besarnya Ton duty cycle, dan akan bertahan diposisi tersebut. Dan sebaliknya, jika Ton duty cycle dari sinyal yang diberikan lebih dari 1.5 ms, maka rotor akan berputar ke arah kanan dengan membentuk sudut yang linier pula terhadap besarnya Ton duty cycle, dan bertahan diposisi tersebut.
Pengontrolan Motor Servo Vertikal

Sistem ini digunakan untuk mengontrol empat motor servo standar 1800 yang dipasang pada masing-masing kaki robot secara vertikal. Motor servo ini digunakan untuk menarik persendian pada kaki agar kaki-kaki robot dapat bergerak/terangkat dari bawah ke atas atau sebaliknya.

Untuk pengontrolan motor servo yang bergerak vertikal 1800, prosesor utama (U1) mengirimkan data/sinyal pulsa (kontinyu) yang lebarnya 1.25 ms selama interval waktu tertentu sehingga sudut yang dicapai motor servo sebesar 00, pada posisi ini keadaan kaki robot masih belum bergerak/terangkat. Setelah itu prosesor utama (U1) akan mengirimkan pulsa yang lebarnya 1.75 ms selama interval waktu tertentu sehingga sudut yang yang dicapai motor servo sebesar 1800, pada posisi ini keadaan kaki robot akan bergerak/terangkat. Dan untuk bergerak menurunkan kaki motor servo harus diberikan pulsa yang lebarnya 1.25 ms.Proses ini akan terus berlangsung sesuai dengan kebutuhan pergerakan robot.

Pengontrolan Motor Servo Horizontal

Sistem ini digunakan untuk mengontrol empat motor servo standar 1800 yang dipasang pada masing-masing kaki robot secara horizontal. Motor servo ini digunakan untuk menggerakan kaki robot ke posisi depan 450 dari keadaan 0 dan menggerakan kaki robot ke posisi belakang 450. Dengan pengaturan posisi motor servo seperti ini maka robot dapat bergerak sesuai dengan yang diinginkan dengan kombinasi pergerakan motor servo vertikal seperti berjalan maju, berjalan mundur, berbelok kekiri atau kekanan dan gerakan lainya dengan memberikan sistem pewaktuan sesuai pergerakan keempat kaki robot.

Untuk posisi/keadaan 0 motor servo mendapat data/sinyal pulsa (kontinyu) yang lebarnya 1.5 ms selama interval waktu tertentu sehingga sudut yang yang dicapai motor servo sebesar 900.

Untuk pengontrolan motor servo yang bergerak horizontal 450 ke posisi depan prosesor utama (U1) mengirimkan data/sinyal pulsa yang lebarnya 1.375 ms selama interval waktu tertentu sehingga sudut yang yang dicapai motor servo sebesar 450, pada posisi ini keadaan kaki robot bergerak kedepan. Setelah itu prosesor utama (U1) akan mengirimkan pulsa yang lebarnya 1.625 ms selama interval waktu tertentu sehingga sudut yang yang dicapai motor servo sebesar 450, pada posisi ini keadaan kaki robot akan bergerak ke posisi belakang. Dengan demikian jumlah defleksi sudut yang ditimbulkan dari posisi depan ke posisi belakang adalah 900. Proses pergerakan ini akan terus berlangsung sesuai dengan kebutuhan pergerakan robot.
PERANCANGAN SISTEM

Dalam membuat modul servo controller ini dibutuhkan komponen-komponen sebagai berikut : 2 buah mikrokontroler PIC 16F84, 2 buah soket IC 18 pin, 2 buah kristal 20 MHz, 4 buah kapasitor 22 pf, 2 buah resistor 10 kΩ, PCB polos, 1 buah konektor 2 pin (supply tegangan), 12 buah konektor 3 pin (ke motor servo), 1 buah konektor 8 pin (input 8 bit), Kabel dan timah secukupnya.
Untuk membuat rancangan ini, hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat lay out PCB-nya dengan menggunakan program aplikasi PCB desain misalnya Protel, Diptrace, atau pun program lain kemudian cetak hasilnya dengan printer selanjutnya transferlah hasil print tadi kedalam PCB polos yang telah dipotong sesuai ukuran kemudian larutkan dengan pelarut PCB. Apabila telah selesai pasang komponen-komponennya dengan benar kemudian solderlah kaki-kaki komponen dengan menggunakan timah.

(sudar & alvi team robotics)
dikutip : http://teknologi.kompasiana.com/

Thursday, March 25, 2010

Perbedaan Mikrokontroler dengan Mikroprosesor

Agar mikroprosesor dapat bekerja, masih dibutuhkan komponen lain seperti memori. Sebuah mikrokontroler berbeda dengan sebuah mikroprosesor dalam beberapa hal. Pertama dan yang terpenting adalah fungsionalitasnya. Walaupun mikroprosesor dianggap sebagai piranti canggih untuk komputasi, titik kelemahannya ada pada tidak dirancangnya kemampuan komunikasi (antarmuka) dengan piranti-piranti periferal (memori, I/O da lain sebagainya) secara khusus.

Gampangnya, untuk melakukan komunikasi dengan piranti periferal, mikroprosesor membutuhkan rangkaian khusus eksternal. Intinya, mikroprosesor hanya sebagai otak-nya komputer (seperti otak dalam kepala kita, kepala, tangan, kaki merupakan hal yang lain). Ini awalnya dan hingga sampai sekarang ini, tetap seperti itu…

Mikrokontroler dirancang sebagai satu kesatuan utuh gambar tersebut. Tidak memerlukan komponen-komponen eksternal seperti ditunjukkan dalam gabar untuk perancangan aplikasi, dengan demikian waktu dan biaya bisa dihemat…

Tidak seperti sistem komputer, yang mampu menangani berbagai macam program aplikasi (misalnya pengolah kata, pengolah angka dan lain sebagainya), mikrokontroler hanya bisa digunakan untuk suatu aplikasi tertentu saja (hanya satu program saja yang bisa disimpan). Perbedaan lainnya terletak pada perbandingan RAM dan ROM. Pada sistem komputer perbandingan RAM dan ROM-nya besar, artinya program-program pengguna disimpan dalam ruang RAM yang relatif besar, sedangkan rutin-rutin antarmuka perangkat keras disimpan dalam ruang ROM yang kecil. Sedangkan pada mikrokontroler, perbandingan ROM dan RAM-nya yang besar, artinya program kontrol disimpan dalam ROM (bisa Masked ROM atau Flash PEROM) yang ukurannya relatif lebih besar, sedangkan RAM digunakan sebagai tempat penyimpan sementara, termasuk register-register yang digunakan pada mikrokontroler yang bersangkutan.

Sebuah mikrokontroler berbeda dengan sebuah mikroprosesor dalam beberapa hal. Pertama dan yang terpenting adalah fungsionalitasnya. Agar mikroprosesor dapat bekerja, masih dibutuhkan komponen lain seperti memori. Walaupun mikroprosesor dianggap sebagai piranti canggih untuk komputasi, titik kelemahannya ada pada tidak dirancangnya kemampuan komunikasi (antarmuka) dengan piranti-piranti periferal (memori, I/O da lain sebagainya) secara khusus. Gampangnya, untuk melakukan komunikasi dengan piranti periferal, mikroprosesor membutuhkan rangkaian khusus eksternal. Intinya, mikroprosesor hanya sebagai otak-nya komputer (seperti otak dalam kepala kita, kepala, tangan, kaki merupakan hal yang lain). Ini awalnya dan hingga sampai sekarang ini, tetap seperti itu… Gambar Mikrokontroler versus Mikroprosesor Mikrokontroler dirancang sebagai satu kesatuan utuh gambar tersebut. Tidak memerlukan komponen-komponen eksternal seperti ditunjukkan dalam gabar untuk perancangan aplikasi, dengan demikian waktu dan biaya bisa dihemat… Tidak seperti sistem komputer, yang mampu menangani berbagai macam program aplikasi (misalnya pengolah kata, pengolah angka dan lain sebagainya), mikrokontroler hanya bisa digunakan untuk suatu aplikasi tertentu saja (hanya satu program saja yang bisa disimpan). Perbedaan lainnya terletak pada perbandingan RAM dan ROM. Pada sistem komputer perbandingan RAM dan ROM-nya besar, artinya program-program pengguna disimpan dalam ruang RAM yang relatif besar, sedangkan rutin-rutin antarmuka perangkat keras disimpan dalam ruang ROM yang kecil. Sedangkan pada mikrokontroler, perbandingan ROM dan RAM-nya yang besar, artinya program kontrol disimpan dalam ROM (bisa Masked ROM atau Flash PEROM) yang ukurannya relatif lebih besar, sedangkan RAM digunakan sebagai tempat penyimpan sementara, termasuk register-register yang digunakan pada mikrokontroler yang bersangkutan.

A microcontroller differs from a microprocessor in some respects. First and most important is functionality. In order for the microprocessor to work, still need other components such as memory. Although the microprocessor is considered as a powerful tool for computing, point of weakness there are no designs on communication skills (interface) with peripheral devices (memory, I / O da, etc.) in particular. Simply put, for communication with peripheral devices, microprocessors require a special external circuit. In essence, the microprocessor only as his brain computer (such as the brain in our heads, heads, hands, feet are something else). This initially and up until now, still like it ... Figure Microcontroller vs. Microprocessor Microcontroller designed as a unified whole picture. Does not require external components as shown in gabar to design the application, thus the time and cost can be saved ... unlike the computer system, which can handle various application programs (eg word processor, a processor number, etc.), microcontroller can only be used for a particular application (only one program that can be stored). Another difference lies in the comparison of RAM and ROM. In comparison computer system RAM and ROM of his large, meaning the user programs are stored in the RAM space is relatively large, while the routines hardware interface is stored in a small ROM space. While the microcontroller, ROM and RAM ratio was large, it means the control programs stored in ROM (can Masked ROM or Flash PEROM) the relatively greater size, while RAM is used as temporary storage places, including the registers used in the microcontroller concerned.

Tuesday, December 8, 2009

Defini MATLAB

Defini MATLAB
MATLAB adalah sebuah bahasa dengan (high-performance) kinerja tinggi untuk komputasi masalah
teknik. Matlab mengintegrasikan komputasi, visualisasi, dan pemrograman dalam suatu model yang sangat
mudah untuk pakai dimana masalah-masalah dan penyelesaiannya diekspresikan dalam notasi matematika
yang familiar. Penggunaan Matlab meliputi bidang–bidang:
• Matematika dan Komputasi
• Pembentukan Algorithm
• Akusisi Data
• Pemodelan, simulasi, dan pembuatan prototipe
• Analisa data, explorasi, dan visualisasi
• Grafik Keilmuan dan bidang Rekayasa
MATLAB merupakan suatu sistem interaktif yang memiliki elemen data dalam suatu array sehingga tidak
lagi kita dipusingkan dengan masalah dimensi. Hal ini memungkinkan kita untuk memecahkan banyak
masalah teknis yang terkait dengan komputasi, kususnya yang berhubungan dengan matrix dan formulasi
vektor, yang mana masalah tersebut merupakan momok apabila kita harus menyelesaikannya dengan
menggunakan bahasa level rendah seperti Pascall, C dan Basic.
Nama MATLAB merupakan singkatan dari matrix laboratory. MATLAB pada awalnya ditulis untuk
memudahkan akses perangkat lunak matrik yang telah dibentuk oleh LINPACK dan EISPACK. Saat ini
perangkat MATLAB telah menggabung dengan LAPACK dan BLAS library, yang merupakan satu
kesatuan dari sebuah seni tersendiri dalam perangkat lunak untuk komputasi matrix.
Dalam lingkungan perguruan tinggi teknik, Matlab merupakan perangkat standar untuk memperkenalkan
dan mengembangkan penyajian materi matematika, rekayasa dan kelimuan. Di industri, MATLAB
merupakan perangkat pilihan untuk penelitian dengan produktifitas yang tingi, pengembangan dan
analisanya.
Fitur-fitur MATLAB sudah banyak dikembangkan, dan lebih kita kenal dengan nama toolbox. Sangat
penting bagi seorang pengguna Matlab, toolbox mana yang mandukung untuk learn dan apply technologi
yang sedang dipelajarinya. Toolbox toolbox ini merupakan kumpulan dari fungsi-fungsi MATLAB (Mfiles)
yang telah dikembangkan ke suatu lingkungan kerja MATLAB untuk memecahkan masalah dalam
kelas particular. Area-area yang sudah bisa dipecahkan dengan toolbox saat ini meliputi pengolahan sinyal,
system kontrol, neural networks, fuzzy logic, wavelets, dan lain-lain.
Kelengkapan pada Sistem MATLAB

Info Lebih Lengkap ThesisFull.com

mungkin ini yang anda cari

Friday, November 13, 2009

Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Manajemen

Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Manajemen

Tujuan


Memberikan pengenalan dan pengetahuan dasar mengenai Sistem Pendukung Keputusan (SPK), sehingga praktikan dapat menggunakan beberapa tools SPK dalam memecahkan masalah pengambilan keputusan. Dalam praktikum ini tools SPK yang akan digunakan adalah teknik data mining dengan metode Decision Tree dan K‐means Clustering.

Sistem Pendukung Keputusan adalah sebuah sistem yang membantu satu atau lebih pengambil keputusan dalam melakukan aktivitas pengambilan keputusan dengan bantuan seperangkat alat yang terorganisir dan disesuaikan dengan struktur dan porsi permasalahan dalam usaha memperbaiki efektivitas akhir dari outcome keputusan. Tujuan yang ingin dicapai adalah: Mendukung pengambil keputusan dalam menyelesaikan porsi permasalahan yang dapat distrukturkan Membantu para pengambil keputusan agar mereka memfokuskan diri terhadap porsi permasalahan yang tidak dapat distrukturkan



Sistem pendukung keputusan tidak ditekankan untuk membuat keputusan, melainkan melengkapi kemampuan untuk mengolah informasi yang diperlukan untuk membuat keputusan. Dengan kata lain, sistem pendukung keputusan membantu manusia dalam proses membuat keputusan, bukan menggantikan perannya dalam mengambil keputusan.

Keunikan SPK terletak pada dimungkinkannya intuisi dan penilaian pribadi pengambil keputusan untuk turut dijadikan dasar pengambilan keputusan. SPK dirancang secara khusus untuk mendukung seseorang yang harus mengambil keputusan‐ keputusan tertentu. Berikut ini adalah uraian atas beberapa karakteristik SPK, yaitu:

1. Kapabilitas interaktif

Yaitu SPK memberi pengambil keputusan akses cepat ke data dan informasi yang dibutuhkan.

2. Fleksibilitas

Yaitu SPK dapat menunjang para manajer pembuat keputusan di berbagai bidang fungsional (keuangan, pemasaran, operasi produksi, dan lain‐lain).



3. Kemampuan menginteraksi model

Yaitu SPK memungkinkan para pembuat keputusan berinteraksi dengan model‐ model, termasuk memanipulasi model‐ model tersebut sesuai dengan kebutuhan.

4. Fleksibilitas output

Yaitu SPK mendukung para pembuat keputusan dengan menyediakan berbagai macam output, termasuk kemampuan grafik menyeluruh atas pertanyaan‐ pertanyaan pengandaian.





Manfaat yang dihasilkan:

1. Memperbesar kemampuan pengambil keputusan untuk memproses informasi dan pengetahuan.

2. Memperbesar kemampuan pengambil keputusan dalam menangani permasalahan yang kompleks, berskala besar, dan menggunakan banyak waktu.

3. Memperpendek waktu pengambilan keputusan.

4. Meningkatkan reliabilitas dari hasil keputusan dan outcome.

5. Mendorong pelaksanaan eksplorasi bagi pengambil keputusan.

6. Memberikan pendekatan baru dalam proses berpikir mengenai lingkup permasalahan dan konteks keputusan.

7. Membangkitkan bukti baru dalam mendukung sebuah keputusan atau konfirmasi dari asumsi yang sudah ada.

8. Menghasilkan keunggulan strategis dan kompetitif di dalam persaingan antar organisasi.

Komponen Sistem Pendukung Keputusan

Monday, November 9, 2009

Algoritma Skripsi

Tugas Ahir |Skripsi|KTI|Download|TESIS|FREE|Mudah|JUAL murah|
  1. Sistem Pemesanan Tiket Kereta Api Eksekutif Turangga dan Argo Willis Berbasis SMS di Stasiun Hall Bandung
  2. Sistem Pengelolaan Inventaris Kendaraan Bermotor PT. Telkom Kandatel Bandung
  3. Aplikasi Pemesanan Rental Mobil Hafa Yogyakarta dengan Layanan Web dan WAP
  4. Bagaimaba mengungkap Algoritma yang sangat mudah bisa ditemukan judul lain disini
  5. Aplikasi Perangkat Lunak untuk Pengelolaan Data Keanggotaan dan Inventarisasi Unit Kerja Mahasiswa Racana Soedirman
  6. Aplikasi Pengolahan Data Keuangan Usaha Toko Badan Keuangan Muslim (BKM) STT Telkom Berbasis Web
  7. Sistem Pengelolaan Data Nilai SLTPN 1 Tulungagung Berbasiskan Web dan SMS
  8. Aplikasi Penerimaan Mahasiswa Baru STT Telkom Via WAP
  9. Perangkat Lunak Bantu Pembayaran Klaim Asuransi Kendaraan Bermotor PT. Asuransi Berdikari Bandung
  10. Aplikasi Bantu Penjadwalan Order Distribusi Produk di PT. Sampoerna Transport Nusantara Berbasis Web
  11. Aplikasi Penghitungan Zakat pada Perangkat Mobile dengan Menggunakan J2ME
  12. Perangkat Lunak Pendataan Penduduk pada Badan Pusat Statistik Jawa Barat
  13. Pemesanan Tiket Pesawat Terbang via SMS
  14. Sistem Pendukung Keputusan Kelompok Pemilihan Mahasiswa Berprestasi di STT Telkom dengan Metode Promethee
  15. Aplikasi Administrasi Data Perkebunan Tebu Pabrik Gula Tersana Baru
  16. UKM Band STT Telkom Community Web
  17. Aplikasi Web Portal Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Jombang
  18. Sistem Monitoring Realisasi Anggaran dan Performansi Kerja dalam Program Rehap PT. Telkom Kandatel Jakarta Timur
  19. Aplikasi Web Penunjang Perkuliahan (Studi Kasus D3 Jurusan Teknik Informatika STT Telkom)
  20. Aplikasi Pencarian Jarak Terdekat Obyek Wisata yang Berada Disekitar User Berbasis WAP (Studi Kasus : Daerah Kunjungan Wisata di Bandung)
  21. Sistem Informasi Geografis (SIG) Pariwisata Jawa Barat
  22. Payment Gateway Via SMS
  23. Perangkat Ajar Pembelajaran Bermain Gitar Berbasis Multimedia
  24. Pemetaan Jaringan Pipa Air Bersih PDAM Kota Bandung Wilayah Bojonegara Studi Kasus pada Perusahaan Daerah Air Minum Kota Bandung
  25. Aplikasi Tel69 Berbasis Web (Studi Kasus di Kancatel Blitar)
  26. Pembangunan Perangkat Lunak Administrasi Geladi STT Telkom Berbasis WAP
  27. Perangkat Lunak Bantu Pengadministrasian Data Warkom Berbasis Web Studi Kasus PT. Telkom Jakarta Pusat
  28. Perangkat Lunak Reservasi Hotel Shangri La Berbasis WAP
  29. Aplikasi Bisnis Kemitraan UFO (BKB UFO) Berbasis Web
  30. Perangkat Lunak Case Tool Skema Normalisasi
  31. Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Penentuan Prioritas Kriteria Kualitas Perguruan Tinggi Swasta
  32. Perancangan Dan Implementasi Sistem Perpustakaan Pada Media Handphone Berbasis J2ME Menggunakan Simple Object Access Protocol(SOAP)
  33. Sistem Navigasi Kota Dengan Menggunakan GPS
  34. Manajemen Pengetahuan Tugas Akhir Mahasiswa Berbasis Ontologi dan Semantik (2005-on Progress)
  35. Sistem Pendukung Keputusan Perencanaan Strategi Promosi Pemasaran SLJJ
  36. Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Pemberian Bantuan Dana Bagi Organisasi Kemahasiswaan di STT Telkom
  37. Perbandingan Perfomansi SOAP dan XML-RPC sebagai Message Interchange pada Teknologi Web Service
  38. Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Peserta Co-op di PT. Telkom
  39. Internal Control Online Proses Bisnis SOA 302 & 404 PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (2005-on Progres)
  40. Pemfilteran Email Spam Menggunakan Metode Pembeda Markov
  41. Sistem Pendukung Keputusan Undangan Saringan Masuk STT Telkom (USMS) dengan
  42. Metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS)
  43. Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Untuk Analisis Pergerakan Harga Saham
  44. Analisa Perbandingan E-Commerce Dengan Kolaborasi Antara E-Commerce Dan Epinion (Studi Kasus : IDC Nusantara INTI)
  45. Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Penentuan Prioritas Pengembangnan Industri Kecil Menengah di Kabupaten Bangkalan Madura
  46. Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Pengukuran Kinerja Sdm Dengan Pendekatan Hr Scorecard (Studi Kasus : PT. AQS JAWA BARAT)
  47. Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Penentuan Prioritas Daerah Tujuan Transmigrasi Bagi Calon Transmigran Dari Propinsi Jawa Barat
  48. Sistem Pendukung Keputusan Pengukuran Kinerja Proyek Non Fisik Menggunakan Metode Control Project Management Dan Ahp Di Disnakertrans Jawa Barat
  49. Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Seleksi Pengangkatan Calon Kepala Sekolah Smp/Sma Negeri Pada Dinas Pendidikan Dan Olahraga Daerah
  50. Aplikasi Business Plan Online Dengan Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Untuk Tracking Dan Peningkatan Performansi Perusahaan
  51. Sistem Pendukung Keputusan Persetujuan Pemeriksaan Pajak Rutin
  52. (Studi Kasus Direktorat Jenderal Pajak Kantor Wilayah Jawa Bagian Barat II)
  53. Implementasi Sistem Pendiagnosa Interoperabilitas Pada Web Services
  54. Implementasi Web Service Untuk Menambah dan Mengurangi Service Pada Web Service Lain
  55. Implementasi Metode Implicit Rating Untuk Menentukan User Interest Terhadap Informasi Pada Web Page
  56. Sistem Pendidikan SMU Terintegrasi dengan pengenalan sidik jari dan sms gateway (2005)
  57. Aplikasi Pencatatan Kehadiran Mahasiswa Menggunakan Sidik Jari Studi Kasus STT Telkom
  58. Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Pengukuran Kontribusi Teknologi Voip PT. Telkom Dengan Model Teknometrik (Study Kasus: Divisi Multimedia Subdivisi Voip)
  59. Detection Cells Capacity Problem
  60. Pembangunan Jaringan Dokumen Menggunakan Query-Dependent PageRank {2005-on Progress}
  61. Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Penentuan Prioritas Implementasi Sistem Informasi Pada Disnaker Kabupaten/Kota (Study Kasus : Disnakertrans Jawa Barat)
  62. Analisis dan Implementasi Aplikasi Bursa Kerja di Propinsi Jawa Barat Berbasis Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan (SPPK) (Studi Kasus Kota Bandung)
  63. Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Pembiayaan Usaha Mikro dengan Prinsip Syariah
  64. Sistem pendukung pengambilan keputusan pengukuran kepuasan terhadap mutu SLTP menggunakan metode Smart dan Maut (Studi Kasus : Kandepdiknas Manado)
  65. Implementasi Perangkat Lunak Manajemen Supply Chain pada Poultry Shop. Studi Kasus: PT. Satwa Unggul PS
  66. Implementasi dan Analisis Keamanan Data Pada XML Web Services Dengan Enkripsi SOAP
  67. Perangkat Lunak Pengelolaan Kualitas Dan Pengendalian Pencemaran Air Sungai Dengan Metode Storet Dan Indeks Pencemaran (Studi Kasus : Bplhd Propinsi DKI Jakarta)
  68. Perancangan dan Implementasi Perangkat Lunak Pengkonversi Not Balok Kunci G dengan Menggunakan Metode Statistik
  69. Pembaca Quick Response Code Menggunakan Perangkat Mobile Berbasis Sistem Operasi Symbian
  70. Analisis dan Implementasi Aplikasi Survey Data Pelanggan PLN Menggunakan PDA dan GPS
  71. Sistem Informasi Pendayagunaan Aset Setjen Departemen Pendidikan Nasional Berbasis Web
  72. Sistem Pengelolaan Data Nilai SLTPN 1 Tulungagung Berbasis Web Dan Sms
  73. Jaringan Pipa Pelanggan Air Bersih PDAM Kota Bandung
  74. Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Perencanaan Strategi Telkom Risti Bandung
  75. Aplikasi Penyusunan Neraca Produksi Pemerintah Propinsi Jawa Barat untuk Perhitungan PDB/PDRB
  76. (Produk Domestik Bruto/Produk Domestik Regional Bruto)
  77. Aplikasi Katalog Islam Dinamis Berbasis Web
  78. Aplikasi Penghitungan Kredit Poin untuk Pengajuan Kenaikan Pangkat Guru (Studi Kasus di Dinas Pendidikan Daerah Kota Solok)
  79. Aplikasi Pendukung Hasil Survei Khusus Pemotongan Ternak Propinsi Jawa Barat
  80. Perangkat Lunak Bantu Belajar (Studi Kasus Pelajaran Fisika SLTP)
  81. Perangkat Lunak Wajib Lapor Ketenagakerjaan Berbasis Web pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
  82. Aplikasi Pendukung Survei Indikator Ekonomi Propinsi Jawa Barat
  83. Sistem Informasi Inventory Control Gudang ATK Perusahaan Surat Kabar Pikiran Rakyat Bandung
  84. Analisis dan Simulasi Channel Switching Pada Mobile Live Multi-Channel TV Streaming
  85. Business Process Improvement Sistem Penjadwalan Produksi PT. Samindo Electronics
  86. Business Process Reengineering Sistem Pengadaan Kebutuhan Material Untuk Perencanaan dan Pengendalian Produksi
  87. Sistem Pakar Anamnesa Keterlambatan Perkembangan Anak
  88. Desain Dan Implementasi Sistem Pakar Virtual Psychologist Dalam Mengatasi Stress
  89. Visualisasi SSL (Secure Socket Layer) Pada Aplikasi Ecommerce
  90. Rancangan Jaringan Komputer Baru Sekolah Tinggi Teknologi Telkom dengan Menggunakan Teknologi Virtual LAN
  91. Analisa Perbandingan Koneksi Host to Host Menggunakan Metoda Telnet dan Metoda Messaging Pada Sistem Pembayaran Online di PT. Telkomsel
  92. Perangkat Lunak E-Mail Client pada Telepon Genggam Berbasiskan Teknologi J2ME
  93. Perancangan dan implementasi sistem citra steganography menggunakan metode transformasi dudex
  94. Pembangunan Aplikasi Perhitungan Beban Tugas Dosen Berbasis Web
  95. Perancangan dan Implementasi sistem Antrian Bank Pada Transaksi Multiteller berbasis jaringan
  96. Pembangunan Sistem Reservasi ASI Tiket kereta dan pesawat menggunakan Wirelles Aplication Protocol (WAP) Service Pada Media Handphone WAP
  97. Implementasi Teori Fraktal Pada Kompresi Citra Dengan System Fungsi Iterasi Terpartisi
  98. Pengendalian Jarak Jauh Berbasis Short Message Service Sebagai Alat Bantu Pada Sistem Pengendalian Sentral Telepon NEAX
  99. Perancangan dan Implementasi Aplikasi Pengoperasian dan Pemeliharaan Sentral Telepon NEAX Berbasis TCP/IP
  100. Pembangunan Prototipe Siastem Arbiterasi Mata Uang dengan menggunakan Algoritma Genetika
  101. Perangkat Lunak Dokumentasi Desain Terstruktur
  102. Implementasi Edge Detection Filtering pada Citra Digital dengan Metode Prewitt Operator dan Sobel Operator
  103. Penerapan Elektronik Mail Pada Mobile Phone dengan Menggunakan Wireless Application Protocol
  104. Perancangan dan Implementasi Teknik Watermarking pada citra Digital menggunakan Blowfish dan Message Digest 5
  105. Aplikasi Algoritma SKIPJACK Terhadap Penyandian Data
  106. Penajaman Sisi Citra Menggunakan Metode Fourier Phase Only Synthesis dengan pembetulan Fase
  107. Implementasi CORBA Pada Aplikasi Client - Server Berbasis Web
  108. Studi dan Implementasi Algoritma Kriptografi Twofish untuk Penyandian Data
  109. Analisa Pemanfaatan Protokol TCP Melalui Media Satelit dan Implementasi Perangkat Lunak Simulasinya
  110. Studi dan Implementasi Algoritma Semijoin pada Pemrosesan Query Terdistribusi
  111. Implementasi transformasi wavelet pada analisa tekstur untuk identifikasi osteoporosis berdasarkan metode indeks singh
  112. Analisa Perbandingan Koneksi Host to Host Menggunakan Metoda Telnet dan Metoda Corba Pada Sistem Pembayaran Online Di PT. Telkomsel
  113. Deteksi Sudut Multiskala Dengan Menggunakan Transformasi Wavelet
  114. Pendeteksian Sisi menggunakan Isotropic Operator dengan Proses Awal Pemuliaan Citra menggunakan Teknik Manipulasi Histogram
  115. Perbandingan Metode Hybrid HMM/MLP dan Metode HMM dalam Proses Pengenalan Ucapan Berbahasa Indonesia.
  116. Pendeteksian Wajah Berbasis Jaringan Syaraf Tiruan
  117. Pencarian Jalur Teroptimal Dengan Algoritma A* Dan Metoda Akses R+ Tree Dalam Pemrosesan Queri Spasial
  118. Pembangunan Aplikasi Online Trading Perusahaan Efek Dalam Bursa Efek Jakarta Berbasis Wireless Application Protocol (Studi Kasus Pada PT. Dinar Sekuritas)
  119. Metode Peningkatan Performansi Pada Pengambilan Informasi Latent Semantic Indexing (LSI)
  120. Perancangan dan Implementasi Perangkat Lunak Pengkonversi Teks ke Suara dengan Primitif Satuan Bunyi
  121. Implementasi Sistim Informasi Geografi untuk Jalur Transportasi Darat Di Wilayah Kodya Bandung
  122. Aplikasi Knowledge Management On Line di PDAM Ka. Bandung
  123. Perancangan Sistem Informasi Jaringan Sekolah Tinggi Teknologi Telkom Bandung
  124. Perangkat Lunak Pengelolaan Warposnet Dengan Menggunakan Metodologi Analisis Dan Perancangan Sistem Terstruktur
  125. Segmentasi Citra Digital Menggunakan Algoritma Region Merging dan Representasi Quadtree
  126. Analisa Study Topology Jaringan Ring & Mesh Kota Metropolitan dengan Study Kasus Kota Surabaya
  127. Pembangunan Perangkat Lunak Sistem Loket Pembayaran Online Dengan Studi Kasus Pembayaran Tagihan PT. Telkomsel
  128. Analisa Performansi Filtering Citra Digital Menggunakan Metoda Two-Dimensional Median Filter Dan Multilevel Median Filter
  129. Plane Cover Multiple Acces : Pendekatan untuk Memaksimalkan Kapasitas Sistem Selular
  130. Simulasi Perbandingan Metode Restorasi Link dan Path Pada Jaringan WDM Bertopologi Mesh
  131. Simulasi Pengendalian KA menggunakan Infrastruktur Jaringan GSM
  132. Perancangan Dan Implementasi Teknik Watermarking Pada Citra Digital Dengan Metode Fractal
  133. Pengembangan sistem Keamanan pada Dial UP Networking Melalui Jalur Telepon Menggunakan Smart Card
  134. Desain dan Implementasi Mesin Query Untuk XML

Friday, November 6, 2009

Skripsi STT Telkom

  1. Sistem Informasi Penjualan Perhiasan (Studi Kasus : Damai Jaya)
  2. Sistem Informasi Geografis (SIG) Pemantauan Tingkat Kerawanan Aktivitas Gunung Berapi Propinsi Jawa Barat
  3. Perancangan Perangkat Lunak Sistem Informasi Inventarisasi pada PT. PINDAD Persero
  4. Career Development Centre Online
  5. Sistem Informasi Kemahasiswaan untuk Himpunan Mahasiswa STT Telkom
  6. Perancangan Sistem Informasi Pengelolaan Pengalokasian Dan Penyaluran Dana Dan Dompet Dhuafa Replubika Bandung Berbasis Web
  7. Aplikasi Bank Darah Berbasis Web (Studi Kasus Pmi Cab Kotamadya Bandung)
  8. Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Seleksi Calon Mahasiswa Akper Muhammadiyah
  9. Sistem Informasi Pemesanan Dan Pembayaran Hotel Berbasis Web
  10. Sistem Informasi Pengelolaan Dokumen Technical Publication di Bagian Konfigurasi dan Data management SBU-Helicopter PT. Dirgantara Indonesia
  11. Perangkat Lunak Sistem Informasi Pemesanan dan Penjualan Koperasi Pegawai Telkom Bogor Berbasis Web
  12. Sistem Informasi Kegiatan Pembangunan Pemerintah Daerah (Studi Kasus pada Pemerintah Daerah Tingkat II Demak)
  13. Aplikasi Pendukung Sistem Informasi Keuangan Regina Cafe & Restaurant
  14. Sistem Informasi Pemasaran Berbasis Web PT. Pertamina (Persero) UPMS I Cabang Pemasaran Pekan Baru
  15. Aplikasi Penyusunan Neraca Produksi Pemerintah Propinsi Jawa Barat untuk Perhitungan PDB/PDRB (Produk Domestik Bruto/Produk Domestik Regional Bruto)
  16. Aplikasi Pendukung Sistem Informasi Penjualan dan Pergudangan pada Toko Koperasi Obor Bima
  17. Aplikasi Layanan Pasca Proyek pada PT. Samudra Aplikasi Indonesia (SAI)
  18. Perangkat Lunak Administrasi Kredit di Bank Jabar Cabang Sukabuni
  19. Sistem Informasi Pelayanan Wisma Remaja GKPRI Jawa Barat
  20. Pembangunan Perangkat Lunak Yield Management di Hotel Ibis Tamarin
  21. Aplikasi Penjualan dan Pengadaan Barang di Griya Wanita Boutique
  22. Sistem Informasi Manajemen Arsip Kendaraan Bermotor
  23. Aplikasi Perangkat Lunak Penjurusan untuk Siswa SMU
  24. Pembangunan Perangkat Lunak Sistem Penjualan dan Pengadaan Barang di Gudang (Studi Kasus pada Hemart Retail Indonesia)
  25. Perangkat Lunak Administrasi Pembedahan di Instalasi Bedah Sentral RSUD Saiful Anwar malang
  26. Sistem Informasi Pasar Komoditi Pertanian Berbasis Web
  27. Perangkat Lunak Distribusi Gas Elpiji dan Air Mineral pada U.D. Karya Jaya
  28. Sistem Informasi Penanganan Persoalan Perempuan Korban Kekerasan Berbasis Web (Studi Kasus di Institut Perempuan Bandung)
  29. Aplikasi Pengaturan Antrian dan Pemanggilan Pasien pada Unit Pelayanan Pasien Rawat Jalan RSUD Muragan Yogyakarta
  30. Aplikasi Administrasi dan Distribusi Penjualan Koran pada Harian Umum Pikiran Rakyat
  31. Perangkat Lunak Pelayanan Rawat Inap RS Al Islam
  32. Sistem Informasi Inventory Control Gudang ATK Perusahaan Surat Kabar Pikiran Rakyat Bandung
  33. Aplikasi Penjualan Barang dan Simpan Pinjam KPN Bahtera Kencana BKKBN Kabupaten Tulungagung Berbasis Web
  34. Sistem Controlling Informasi Running Text Melalui Aplikasi WAP
  35. Pembangunan Shell Sistem Pakar Klasifikasi dengan Representasi Decision Tree
  36. Aplikasi Pendukung Sistem Informasi Keuangan CV. Evy Beatrec
  37. Sistem Informasi Asset Alat Produksi Sentral di Bidang Umum Telkom Divre II Jakarta Berbasis Web
  38. Perangkat Lunak Absensi Mesin Smart Card dilingkungan Intranet PT. Indosat Gedung Wismantara Berbasis Web
  39. Perangkat Lunak Pembantu Penggunaan Komputer Bagi Tuna Netra
  40. Sistem Informasi Pengiriman Barang DFA Express Bandung Berbasis Web
  41. Aplikasi Pengingat Jadwal Periksa Medis Berbasis Short Message Service (SMS) di Klinik Pramita Laboratorium
  42. Pembuatan Perangkat Lunak Sistem Informasi Persewaan Barang pada PD. Kharizma Baru
  43. Aplikasi Monitoring Pelaksanaan Proyek di CV. Samudra Aplikasi Indonesia (SAI)
  44. Perangkat Lunak Administrasi Akademik di Lembaga Pendidikan Mulya Mitra College Divisi Komputer
  45. Monitoring Order Perbaika Divisi Maintenance Service Center (MSC) PT. Telkom Berbasis Web
  46. Perangkat Lunak Penjualan dan Pengadaan Barang di AA Motor
  47. Pembuatan Perangkat Lunak Sistem Informasi Penyediaan Barang dan Penjualan PD. Setiadi Jaya Rubber Bandung
  48. Aplikasi Perancangan Jaringan dengan Standard UMTS di Bandung
  49. Sistem Informasi Pergudangan di Kantor Dirjen Bea Cukai Semarang
  50. Perangkat Lunak Kepenghunian Asrama di Lingkungan Intranet STT Telkom

Contoh Skripsi Untuk Teknik Informatika Berbasis mobile J2ME

Contoh Skripsi Untuk Teknik Informatika Berbasis mobile J2ME KISI-kisi dan beberapa contoh judul teknik informatika  Penentuan Lokasi Optimal untuk Distribusi Unit Pelayanan Kesehatan (Puskesmas) dengan Sistem Informasi Geografis di Kabupaten Sleman, DIY
  1. Rancang Bangun Sistem Informasi Geografis Daerah Pariwisata Propinsi Bali Berbasis Web
  2. Rancang Bangun Aplikasi SMS Alert untuk Job Seeker (Studi Kasus di Alumni Career Center UII)
  3. Membangun Sistem Perangkat Lunak untuk Efisiensi Biaya Proyek Pembangunan dengan Memanfaatkan FLOAT pada Metode Analisis Jaringan Kerja
  4. Pemanfaatan Fuzzy Linguistic Hedge sebagai Pengecek Tata Bahasa (Grammar) pada Kalimat yang Berbahasa Inggris
  5.  Permainan Minesweeper dengan Komputer sebagai Pemainnya Menggunakan Metode Heuristik
  6. Rancang Bangun Aplikasi Mobile untuk Pembayaran Listrik, Air, dan Telepon dengan Java 2 Micro Edition (J2ME)

  7. Rancang Bangun Aplikasi Game Perang Pesawat dengan Menggunakan Macromedia Flash MX
  8. Rancang Bangun Aplikasi Game Merapikan Kamar Menggunakan Bahasa Action Script pada Macromedia Flash MX
  9. Pengkelasan Bentuk Kromosom dengan Menggunakan Metode Fuzzy Membership-Roster
  10. Aplikasi untuk Knowledge Management pada Perusahaan Pelayanan Kesehatan Berbasis Web menggunakan PHP
  11. Sistem Informasi Perusahaan Terpadu Berbasis Web
  12. Rancang Bangun Sistem Informasi Eksekutif (SIE) Studi Kasus pada Koperasi Unit Desa (KUD) Sri Makmur, Desa Keras Wetan, Kec. Geneng, Kab. Ngawi, Jawa Timur
  13.  Aplikasi Sistem Pakar untuk Diagnosa Penyakit Kulit dan Pengobatannya dengan Basis Pengetahuan yang Dinamis
  14. Pengembangan e-Catalogue dengan Metode Pengembangan Berorientasi Objek
  15. Membangun Aplikasi Multimedia Edukatif-Games sebagai Alat Bantu Belajar
  16. # Rancang Bangun Alat Bantu Ajar Matematika untuk Anak-Anak dengan Macromedia Flash MX
  17.  Rancang Bangun Aplikasi Action and Strategy Games Pasukan Anti Teroris Menggunakan Teknologi J2ME
  18.  Aplikasi Data Mining dengan Menggunakan Metode Decision Tree untuk Prediksi Penentuan Resiko Kredit
  19.  Simulasi dan Visualisasi Penyelesaian Job-Shop Model dengan Menggunakan Borland Delphi
  20.  Estimasi Biaya Empiris Menggunakan Constructive Cost Model
  21.  Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Material Requirement Planning di PT. Dehatex
  22.  Perancangan Perangkat Lunak Perkuliahan PDP STT Telkom Bandung
  23.  Perancangan Database Equipment Stock Total Indonesia Balikpapan Berbasis Web
  24.  Implementasi Sistem Kompetensi Karyawan Berbasis Web di Lingkungan Divre III PT. Telkom
  25.  Perancangan Perangkat Lunak Perencanaan Anggaran Pengajaran di PDP STT Telkom
  26.  Pembangunan Perangkat Lunak Pelaksanaan Praktikum Jurusan Teknik Elektro
  27.  Aplikasi Pemesanan Tiket Biro Perjalanan Marala Tour Berbasis Web
  28.  Perancangan dan Implementasi Jaringan Komputer Sistem Diskless-Terminal
  29.  Pembuatan Aplikasi Validasi Sebagai Pendukung Integritas Data Warehouse
CONTOH  Teknik Komputer aplikasi KAH

TA SKRIPSI TESIS APLIKASI

TA SKRIPSI TESIS APLIKASI
  1. Aplikasi Pemesanan Rental Mobil Hafa Yogyakarta Dengan Layanan Web dan WAP
  2. Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Pemasaran dan Persediaan Barang PT. Nycomed Amersham
  3. Perancangan Perangkat Lunak Tender untuk Jasa Konsultan
  4. SET Analisa dan Perancangan Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (SDM) PT. LEN
  5. Deteksi Muka Depan Manusia dari Sebuah Citra Berwarna dengan Template Matching
Masih Banyak sekali contoh lainnya yang mengenai Aplikasi mengunakan JAVA atau Delphi
  1. Perangkat Lunak Sistem Informasi Pegawai PT. Stannia Bineka Jasa
  2. Perangkat Lunak Pemenuhan Kebutuhan Gizi pada Orang Sakit
  3. Analisa & Perancangan Sistem Monitoring Inventaris Barang PT. LEN
  4. Implementasi SMS gateway dengan menggunakan bahasa alami dalam sistem informasi perdagangan (Studi Kasus Toko Amanna)
  5. Studi dan Implementasi Konsep Business to Costumer dengan Teknologi M-Commerce berbasis WAP
  6. Perancangan Sistem Informasi Berbasis Web pada Perpustakaan Umum Daerah di Singaraja
  7. Sistem Aplikasi Try Out SPMB dan EBTANAS Berbasis Web Menggunakan PHP MySQL
  8. Aplikasi Logika Fuzzy untuk Prediksi Penyakit dengan Metode Criteria Decision Making
  9. Sistem Informasi Eksekutif untuk Perencanaan Tata Letak Anak Cabang Perusahaan (Studi Kasus Bank PD. BPR Bapas 69 Magelang)
  10. Membangun Aplikasi Pustaka (Pusat Data Informatika) Berbasis Web
  11. Aplikasi Algoritma Minimax pada Permainan Checkers
  12. Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Porsi Dana Investasi Portofolio dengan Model Indeks Tunggal
  13. Rancang Bangun Multiplayer Game Real Time Strategy Berbasis Macromedia Flash MX
  14. Menentukan Volume Produksi dengan Menggunakan Metode Sugeno
  15. Sistem Informasi dan Analisa Akuntansi di PT. Prima Cipta Informatika Yogyakarta