Defini MATLAB
MATLAB adalah sebuah bahasa dengan (high-performance) kinerja tinggi untuk komputasi masalah
teknik. Matlab mengintegrasikan komputasi, visualisasi, dan pemrograman dalam suatu model yang sangat
mudah untuk pakai dimana masalah-masalah dan penyelesaiannya diekspresikan dalam notasi matematika
yang familiar. Penggunaan Matlab meliputi bidang–bidang:
• Matematika dan Komputasi
• Pembentukan Algorithm
• Akusisi Data
• Pemodelan, simulasi, dan pembuatan prototipe
• Analisa data, explorasi, dan visualisasi
• Grafik Keilmuan dan bidang Rekayasa
MATLAB merupakan suatu sistem interaktif yang memiliki elemen data dalam suatu array sehingga tidak
lagi kita dipusingkan dengan masalah dimensi. Hal ini memungkinkan kita untuk memecahkan banyak
masalah teknis yang terkait dengan komputasi, kususnya yang berhubungan dengan matrix dan formulasi
vektor, yang mana masalah tersebut merupakan momok apabila kita harus menyelesaikannya dengan
menggunakan bahasa level rendah seperti Pascall, C dan Basic.
Nama MATLAB merupakan singkatan dari matrix laboratory. MATLAB pada awalnya ditulis untuk
memudahkan akses perangkat lunak matrik yang telah dibentuk oleh LINPACK dan EISPACK. Saat ini
perangkat MATLAB telah menggabung dengan LAPACK dan BLAS library, yang merupakan satu
kesatuan dari sebuah seni tersendiri dalam perangkat lunak untuk komputasi matrix.
Dalam lingkungan perguruan tinggi teknik, Matlab merupakan perangkat standar untuk memperkenalkan
dan mengembangkan penyajian materi matematika, rekayasa dan kelimuan. Di industri, MATLAB
merupakan perangkat pilihan untuk penelitian dengan produktifitas yang tingi, pengembangan dan
analisanya.
Fitur-fitur MATLAB sudah banyak dikembangkan, dan lebih kita kenal dengan nama toolbox. Sangat
penting bagi seorang pengguna Matlab, toolbox mana yang mandukung untuk learn dan apply technologi
yang sedang dipelajarinya. Toolbox toolbox ini merupakan kumpulan dari fungsi-fungsi MATLAB (Mfiles)
yang telah dikembangkan ke suatu lingkungan kerja MATLAB untuk memecahkan masalah dalam
kelas particular. Area-area yang sudah bisa dipecahkan dengan toolbox saat ini meliputi pengolahan sinyal,
system kontrol, neural networks, fuzzy logic, wavelets, dan lain-lain.
Kelengkapan pada Sistem MATLAB
Info Lebih Lengkap ThesisFull.com
mungkin ini yang anda cari
Showing posts with label JARINGAN KOMPUTER. Show all posts
Showing posts with label JARINGAN KOMPUTER. Show all posts
Tuesday, December 8, 2009
Tuesday, November 10, 2009
Pembangunan Prototype
- Study dan Implementasi Algoritma Kriptografi Misty Untuk Penyandian Data
- Analisa Forecasting Demand Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Adaptive Resonance Theory : Studi Kasus Demand Sambungan Telepon Seluler
- Analisa Algoritma Conflation pada Kata atau Kalimat Bahasa Indonesia
- Pembuatan Alat Bantu Data Cleansing Pada Komponen Akuisisi Data Warehouse
- Pengembangan Layanan WAP untuk Sistem Informasi Rute Jalan Raya Menggunakan Algoritma Modified Bi -directional A*
- Studi Metode Terstruktur Dalam Rekayasa Perangkat Lunak
- Penerapan Algoritma Genetik Dalam Pendeteksian Multiuser Pada Sistem Komunikasi CDMA
- Aplikasi Mail Box Dalam Layanan Intranet Berbasis WAP dan desein
- Sistem Pendukung Keputusan Dalam Pengendalian dan Perencanaan Kebutuhan Material Study Kasus Produk Tas Rapino
- Implementasi Transformasi Karhunen Loeve dan Wavelet dalam Aplikasi Kompresi Citra Multispektral
- Implementasi Algoritma Kriptograpi MARS untuk Penyandian Data
- Implementasi M- Commerce Menggunakan WAP Studi Kasus Pemesanan Tiket Bioskop Online
- Penempatan Kapasitas pada Survivable WDM Network Berdasarkan Skema Partial Path
- Teknik Kompresi Citra Fraktal Berbasis Metode Two Level Image Partition
- Data Mining Dengan Algoritma Apriori Pada RDBMS Oracle
- Media Interaktif Pembelajaran Matematika Untuk Sekolah Dasar Kelas Dua Pada SD Laboratorium Universitas Negeri Malang
- Aplikasi Sistem Akreditasi Dosen berbasis Web
- Analisis Unjuk Kerja Network adress Port translator (NAPT) pada Jaringan TCP/IP
- Analisa dan Implementasi Sintesa Awan dengan Metode Fractal dan Metode Solid Modelling
- Perancangan dan Implementasi Perankat Lunak sebagai alat bantu Management Proyek
- Simulasi Query Optimizer
- Optimasi Concurency Locking
- Implementasi Kamus Diphone Pada Aplikasi Text To Speech Bahasa Indonesia Dengan Unit Speech Diphone
- Study dan Implementasi Algoritma Kriptografi RC 6 Untuk Penyandian Data
- Enkripsi Data Dengan Algoritma Kriptografi Kunci Simetris Menggunakan Metode LOKI 97
- Analisa Dan Implementasi Manajemen Pengetahuan ( knowledge management ) Pada Sistem Syaraf Digital ( Digital Nervous System)
- Pembangunan Perangkat Lunak Translator File Midi Menjadi Notasi Musik
- Pembangunan Perangkat Lunak Contextual Memory Test Sebagai Alat Bantu Dalam Bidang Psikologi
- Optimasi LZ78 Pada Kompresi Data
- Perancangan Perangkat Lunak Perhitungan Kebutuhan Bandwidth VoIP untuk Pembangunan Link Antar Kota
- Perancangan Perangkat Lunak Bank Data Pemerintahan Daerah Berbasis Data Dimensional Secara Online ( Studi Kasus Pada Pemda DKI Jakarta )
- Aplikasi Layanan Informasi Billing Dan Customer Service Berbasis Wireless Application Protocol (WAP)
- Algoritma Genetika Untuk Penyusunan Jadwal Kuliah di STT Telkom
- Pembangunan Perangkat Lunak Untuk Perencanaan Jaringan CCS No. 7 Di Divisi Risti PT. Telkom
- Analisa Implementasi Mekanisme Recovery Pada DBMS Oracle
- Perancangan dan implementasi sistem informasi jalan raya menggunakan algoritma BI-Directional A+
- Implementasi Algoritma Kompresi Hybrid LZ77 Dan RLE Menggunakan Elias Gama Code
- Algoritma Diffie - Hellman Sebagai Salah Satu Pendukung Kriptografi Kunci Publik
- Implementasi Penelusuran Balik dari Data View Ke Data Tabel Pada Lingkungan Data Warehousing
- Implementasi Algoritma DSA Dalam Pembuatan Tanda Tangan Digital
- Aplikasi Sistem Keamanan Gedung Berbasis SMS
- Perancangan dan Implementasi Sistem Keamanan Web Dinamis Berbasiskan Penanganan Cookies Sebagai Kunci Enkripsi
- Pembangunan Prototype Sistem Pembelian KArtu Isi Ulang Melalui Telepon Genggam Berbasis WAP
- Text To Speech Pada Personal Digital Assistant (PDA) : Kasus Sistem Navigasi
- Metode Akses Spasial Bersarang Pada Citra Dua Dimensi ( The NR-Tree: A spatial Access Method For Two-Dimensional Image)
- Analisa Implementasi Run Length Encoding dan Arithmetic Encoding Orde - o pada Kompresi data Berbasis Transformasi Burrow Wheeler
- Penanganan Asynchronous Read dan Write Data dengan menggunakan Bi-Directional Bounded Buffer pada Aplikasi Multithreading
- Analisa dan Implementasi Pemecahan Data
- Ekstraksi Kata Kunci Dokumen Bahasa Indonesia dengan Menggunakan Algoritma Genetika
- Analisis Pembagian Bandwidth yang Merata Pada Jaringan ATM ABR Dengan Algoritma Switching Erica+
- Implementasi Modul Pendaftaran Pelatihan Di Intranet PT. Telkom Dengan Menggunakan Teknik Aliran Pekerjaan
- Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Pengembangan Jaringan Usaha untuk Teknik Pemasaran Networking Marketing
- Analisis Perbandingan Unjuk Kerja ATM CLS- Reassembly Mode Dengan ATM CLS- Streaming Mode Menggunakan Propotional Rate Control
- Studi dan Implementasi Algoritma Kriptografi SERPENT Untuk Penyandian Data
- Interpolasi Citra Digital Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Metoda Radial Basis Function (RBF)
- Implementasi Linguistic Analysis pada Text to Speech Bahasa Indonesia dengan unit Ucapan Diphone
- Website Content Displayer Pada Telepon Seluler dengan Wireless Application Protocol
- Implementasi Kompresi Citra Warna Fractal Berbasis Recurrent Iterated Function Systems (RIFSs)
- Simulasi Implementasi Algoritma Ruting Virtual Path pada jaringan ATM berdasarkan konsep eqiuvalent bandwidth
- Analisis Transaksi SIP (Session Initiation Protocol) untuk IP Telephony dengan menggunakan Proxy Server dan Redirect Server
- Analisa Interoperabilitas Pemprograman Objek Terdistribusi dengan Menggunakan Arsitektur CORBA
- Peningkatan Performansi Penggunaan Fasilitas Short Message Service (SMS) lintas Operator dalam jaringan GSM
- Analisa Implementasi Fuzzy Controller Untuk Mengendalikan Aliran Trafik ABR Pada Jaringan ATM
- Aplikasi Chatting Berbasis Client/Server Pada Sistem Operasi Linux
- Perancangan dan Implmentasi Perangkat Lunak Visualisasi Objek Tiga Dimensi dengan Metode Perspektive Projection
- Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Menentukan Faktor Penyebab Kegagalan Terbesar Mahasiswa, dalam Pengambilan Mata Kuliah Aljabar Linear dengan Metode Analysis Hierarchy Proses
- Pendeteksian Wajah dengan Pengekstraksian Area Wajah yang Memanfaatkan Ruang Warna LHS
- Pengukuran Kemampuan Dengan Sistem Manajemen Pembelajaran Menggunakan Metode Asynchronous Learning Networks (ALN)
- Enkripsi XML ( Menggunakan Algoritma Triple Data Encryption Standard (3 DES) )
- Simulasi Pembayaran Three Party Dengan Pengamanan Bertingkat Pada E-Commerce
- Perancangan dan Implementasi Aplikasi Smartcard untuk Sistem Registrasi di STT Telkom
- Peningkatan Keamanan Jaringan dengan Intrusion Detection System Berbasis Distributed System
- Implementasi Teknik Data Hiding pada Pembangkitan Citra Fractal dengan Metode Pemfilteran Fourier
- Perangkat Lunak Visualisasi Objek 3D ‘Landscape’ Dengan Fractal
- Peningkatan QoS Voice over IP dengan mengimplementasikan FRF -12 pada Frame Relay
- Implementasi Data Mining untuk Penggalian Kaidah Asosiasi Menggunakan Metode Bottom Up Algoritma Eclat
- Pengenalan Pola Transaksi Pada Database Transaksi Menggunakan Data Mining Sequential Pattern
- Desain dan Implementasi Manajemen Jaringan Berbasis Web untuk Jaringan IP (Internet Protocol)
- Kompresi Citra Berwarna Menggunakan Metode Adaptive Huffman
- Pembangunan RPC (Remote Procedure Call) Pada UMS (Unified Messaging System)
- Sistem Realokasi Bandwidth pada XNMS
- Implementasi Elliptic Curve Cryptosystem pada Program Enkripsi - Dekripsi
- Implementasi dan Analisa Penggunaan Voice XML dan SOAP pada Aplikasi Pengaksesann Web dan Basis Data Berbasis Voice
- Routing Bebas Deadlock Dan Bebas Livelock Dengan Algoritma Prefix Routing Pada Jaringan Tak Teratur
- Analisis Terhadap Kemampuan Pendekatan Berorientasi Objek dalam Mengakomodasi Perubahan Kebutuhan pada Pengembangan Perangkat Lunak
- Implementasi BPCS- Steganography pada citra digital menggunakan metode Complexity Based Region Segmentation
- Penciptaan Pengguna Anonim dalam E-Commerce dengan Bantuan Sistem Pihak Ketiga
- Pemeriksaan Tata Bahasa dalam Kalimat Bahasa Inggris Menggunakan Algoritma Left Corner Parsing
- Analisa Quality Of Service Jaringan Paket Data GPRS Berdasarkan Mekanisme Retransmisi Selective Repeat
- Penentuan Posisi Benda Berdasarkan Intensitas Cahaya
- Pembangunan Prototype Kuis Interaktif Menggunakan Fasilitas Interactive Voice Response (IVR) dengan Studi Kasus di PT. Telkomsel
- Implementasi, Analisa dan Perbandingan Kompresi Audio MPEG-1 Layer 3, MPEG-2 Advanced Audio Coding dan Wavelet Packet Audio Coding
- Implementasi Autentikasi Citra Digital menggunakan Watermarks Berupa Has Citra dengan Transformasi Fourier
- Aplikasi Messaging Agent dengan Menggunakan User Preferences
- Implementasi Merchant Payment Gateway dan Certificate Authority Pada Transaksi E-Commerce yang Berbasis Smart Card
- Karya Tulis Ilmiah Bidan KTI KeBidanan
- 101 judul TA Faforit Teknik informatika
- Skripsi STT Telkom
- Tugas Ahir STT Telkom Bandung "contoh judul"
- Contoh Skripsi Untuk Teknik Informatika Berbasis mobile J2ME
- TA SKRIPSI TESIS APLIKASI
- Profil Anggodo VS Mahkamah Konstitusi
Monday, November 9, 2009
Analisa Simulasi
http://arepsmart.blogspot.com/ desain $
Sistem Pemesanan Tiket Kereta Api Eksekutif Turangga dan Argo Willis Berbasis SMS di Stasiun Hall Bandung
Sistem Pemesanan Tiket Kereta Api Eksekutif Turangga dan Argo Willis Berbasis SMS di Stasiun Hall Bandung
- Sistem Pengelolaan Inventaris Kendaraan Bermotor PT. Telkom Kandatel Bandung
- Aplikasi Pemesanan Rental Mobil Hafa Yogyakarta dengan Layanan Web dan WAP
- Aplikasi Perangkat Lunak untuk Pengelolaan Data Keanggotaan dan Inventarisasi Unit Kerja Mahasiswa Racana Soedirman
- Aplikasi Pengolahan Data Keuangan Usaha Toko Badan Keuangan Muslim (BKM) STT Telkom Berbasis Web
- Sistem Pengelolaan Data Nilai SLTPN 1 Tulungagung Berbasiskan Web dan SMS
- Aplikasi Penerimaan Mahasiswa Baru STT Telkom Via WAP
- Perangkat Lunak Bantu Pembayaran Klaim Asuransi Kendaraan Bermotor PT. Asuransi Berdikari Bandung
- Aplikasi Bantu Penjadwalan Order Distribusi Produk di PT. Sampoerna Transport Nusantara Berbasis Web
- Aplikasi Penghitungan Zakat pada Perangkat Mobile dengan Menggunakan J2ME
- Perangkat Lunak Pendataan Penduduk pada Badan Pusat Statistik Jawa Barat
- Pemesanan Tiket Pesawat Terbang via SMS
- Sistem Pendukung Keputusan Kelompok Pemilihan Mahasiswa Berprestasi di STT Telkom dengan Metode Promethee
- Aplikasi Administrasi Data Perkebunan Tebu Pabrik Gula Tersana Baru
- UKM Band STT Telkom Community Web
- Aplikasi Web Portal Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Jombang
- Sistem Monitoring Realisasi Anggaran dan Performansi Kerja dalam Program Rehap PT. Telkom Kandatel Jakarta Timur
- Aplikasi Web Penunjang Perkuliahan (Studi Kasus D3 Jurusan Teknik Informatika STT Telkom)
- Aplikasi Pencarian Jarak Terdekat Obyek Wisata yang Berada Disekitar User Berbasis WAP (Studi Kasus : Daerah Kunjungan Wisata di Bandung)
- Sistem Informasi Geografis (SIG) Pariwisata Jawa Barat
- Payment Gateway Via SMS
- Perangkat Ajar Pembelajaran Bermain Gitar Berbasis Multimedia
- Pemetaan Jaringan Pipa Air Bersih PDAM Kota Bandung Wilayah Bojonegara Studi Kasus pada Perusahaan Daerah Air Minum Kota Bandung
- Aplikasi Tel69 Berbasis Web (Studi Kasus di Kancatel Blitar)
- Pembangunan Perangkat Lunak Administrasi Geladi STT Telkom Berbasis WAP
- Perangkat Lunak Bantu Pengadministrasian Data Warkom Berbasis Web Studi Kasus PT. Telkom Jakarta Pusat
- Perangkat Lunak Reservasi Hotel Shangri La Berbasis WAP
- Aplikasi Bisnis Kemitraan UFO (BKB UFO) Berbasis Web
- Perangkat Lunak Case Tool Skema Normalisasi
- Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Penentuan Prioritas Kriteria Kualitas Perguruan Tinggi Swasta
- Perancangan Dan Implementasi Sistem Perpustakaan Pada Media Handphone Berbasis J2ME Menggunakan Simple Object Access Protocol(SOAP)
- Sistem Navigasi Kota Dengan Menggunakan GPS
- Manajemen Pengetahuan Tugas Akhir Mahasiswa Berbasis Ontologi dan Semantik (2005-on Progress)
- Sistem Pendukung Keputusan Perencanaan Strategi Promosi Pemasaran SLJJ
- Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Pemberian Bantuan Dana Bagi Organisasi Kemahasiswaan di STT Telkom
- Perbandingan Perfomansi SOAP dan XML-RPC sebagai Message Interchange pada Teknologi Web Service
- Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Peserta Co-op di PT. Telkom
- Internal Control Online Proses Bisnis SOA 302 & 404 PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (2005-on Progres)
- Pemfilteran Email Spam Menggunakan Metode Pembeda Markov
- Sistem Pendukung Keputusan Undangan Saringan Masuk STT Telkom (USMS) dengan
- Metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS)
- Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Untuk Analisis Pergerakan Harga Saham
- Analisa Perbandingan E-Commerce Dengan Kolaborasi Antara E-Commerce Dan Epinion (Studi Kasus : IDC Nusantara INTI)
- Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Penentuan Prioritas Pengembangnan Industri Kecil Menengah di Kabupaten Bangkalan Madura
- Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Pengukuran Kinerja Sdm Dengan Pendekatan Hr Scorecard (Studi Kasus : PT. AQS JAWA BARAT)
- Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Penentuan Prioritas Daerah Tujuan Transmigrasi Bagi Calon Transmigran Dari Propinsi Jawa Barat
- Sistem Pendukung Keputusan Pengukuran Kinerja Proyek Non Fisik Menggunakan Metode Control Project Management Dan Ahp Di Disnakertrans Jawa Barat
- Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Seleksi Pengangkatan Calon Kepala Sekolah Smp/Sma Negeri Pada Dinas Pendidikan Dan Olahraga Daerah
- Aplikasi Business Plan Online Dengan Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Untuk Tracking Dan Peningkatan Performansi Perusahaan
- Sistem Pendukung Keputusan Persetujuan Pemeriksaan Pajak Rutin
- (Studi Kasus Direktorat Jenderal Pajak Kantor Wilayah Jawa Bagian Barat II)
- Implementasi Sistem Pendiagnosa Interoperabilitas Pada Web Services
- Implementasi Web Service Untuk Menambah dan Mengurangi Service Pada Web Service Lain
- Implementasi Metode Implicit Rating Untuk Menentukan User Interest Terhadap Informasi Pada Web Page
- Sistem Pendidikan SMU Terintegrasi dengan pengenalan sidik jari dan sms gateway (2005)
- Aplikasi Pencatatan Kehadiran Mahasiswa Menggunakan Sidik Jari Studi Kasus STT Telkom
- Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Pengukuran Kontribusi Teknologi Voip PT. Telkom Dengan Model Teknometrik (Study Kasus: Divisi Multimedia Subdivisi Voip)
- Detection Cells Capacity Problem
- Pembangunan Jaringan Dokumen Menggunakan Query-Dependent PageRank {2005-on Progress}
- Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Penentuan Prioritas Implementasi Sistem Informasi Pada Disnaker Kabupaten/Kota (Study Kasus : Disnakertrans Jawa Barat)
- Analisis dan Implementasi Aplikasi Bursa Kerja di Propinsi Jawa Barat Berbasis Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan (SPPK) (Studi Kasus Kota Bandung)
- Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Pembiayaan Usaha Mikro dengan Prinsip Syariah
- Sistem pendukung pengambilan keputusan pengukuran kepuasan terhadap mutu SLTP menggunakan metode Smart dan Maut (Studi Kasus : Kandepdiknas Manado)
- Implementasi Perangkat Lunak Manajemen Supply Chain pada Poultry Shop. Studi Kasus: PT. Satwa Unggul PS
- Implementasi dan Analisis Keamanan Data Pada XML Web Services Dengan Enkripsi SOAP
- Perangkat Lunak Pengelolaan Kualitas Dan Pengendalian Pencemaran Air Sungai Dengan Metode Storet Dan Indeks Pencemaran (Studi Kasus : Bplhd Propinsi DKI Jakarta)
- Perancangan dan Implementasi Perangkat Lunak Pengkonversi Not Balok Kunci G dengan Menggunakan Metode Statistik
- Pembaca Quick Response Code Menggunakan Perangkat Mobile Berbasis Sistem Operasi Symbian
- Analisis dan Implementasi Aplikasi Survey Data Pelanggan PLN Menggunakan PDA dan GPS
- Sistem Informasi Pendayagunaan Aset Setjen Departemen Pendidikan Nasional Berbasis Web
- Sistem Pengelolaan Data Nilai SLTPN 1 Tulungagung Berbasis Web Dan Sms
- Jaringan Pipa Pelanggan Air Bersih PDAM Kota Bandung
- Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Perencanaan Strategi Telkom Risti Bandung
- Aplikasi Penyusunan Neraca Produksi Pemerintah Propinsi Jawa Barat untuk Perhitungan PDB/PDRB
- (Produk Domestik Bruto/Produk Domestik Regional Bruto)
- Aplikasi Katalog Islam Dinamis Berbasis Web
- Aplikasi Penghitungan Kredit Poin untuk Pengajuan Kenaikan Pangkat Guru (Studi Kasus di Dinas Pendidikan Daerah Kota Solok)
- Aplikasi Pendukung Hasil Survei Khusus Pemotongan Ternak Propinsi Jawa Barat
- Perangkat Lunak Bantu Belajar (Studi Kasus Pelajaran Fisika SLTP)
- Perangkat Lunak Wajib Lapor Ketenagakerjaan Berbasis Web pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
- Aplikasi Pendukung Survei Indikator Ekonomi Propinsi Jawa Barat
- Sistem Informasi Inventory Control Gudang ATK Perusahaan Surat Kabar Pikiran Rakyat Bandung
- Analisis dan Simulasi Channel Switching Pada Mobile Live Multi-Channel TV Streaming
- Business Process Improvement Sistem Penjadwalan Produksi PT. Samindo Electronics
- Business Process Reengineering Sistem Pengadaan Kebutuhan Material Untuk Perencanaan dan Pengendalian Produksi
- Sistem Pakar Anamnesa Keterlambatan Perkembangan Anak
- Desain Dan Implementasi Sistem Pakar Virtual Psychologist Dalam Mengatasi Stress
- Visualisasi SSL (Secure Socket Layer) Pada Aplikasi Ecommerce
- Rancangan Jaringan Komputer Baru Sekolah Tinggi Teknologi Telkom dengan Menggunakan Teknologi Virtual LAN
- Analisa Perbandingan Koneksi Host to Host Menggunakan Metoda Telnet dan Metoda Messaging Pada Sistem Pembayaran Online di PT. Telkomsel
- Perangkat Lunak E-Mail Client pada Telepon Genggam Berbasiskan Teknologi J2ME
- Perancangan dan implementasi sistem citra steganography menggunakan metode transformasi dudex
- Pembangunan Aplikasi Perhitungan Beban Tugas Dosen Berbasis Web
- Perancangan dan Implementasi sistem Antrian Bank Pada Transaksi Multiteller berbasis jaringan
- Pembangunan Sistem Reservasi ASI Tiket kereta dan pesawat menggunakan Wirelles Aplication Protocol (WAP) Service Pada Media Handphone WAP
- Implementasi Teori Fraktal Pada Kompresi Citra Dengan System Fungsi Iterasi Terpartisi
- Pengendalian Jarak Jauh Berbasis Short Message Service Sebagai Alat Bantu Pada Sistem Pengendalian Sentral Telepon NEAX
- Perancangan dan Implementasi Aplikasi Pengoperasian dan Pemeliharaan Sentral Telepon NEAX Berbasis TCP/IP
- Pembangunan Prototipe Siastem Arbiterasi Mata Uang dengan menggunakan Algoritma Genetika
- Perangkat Lunak Dokumentasi Desain Terstruktur
- Implementasi Edge Detection Filtering pada Citra Digital dengan Metode Prewitt Operator dan Sobel Operator
- Penerapan Elektronik Mail Pada Mobile Phone dengan Menggunakan Wireless Application Protocol
- Perancangan dan Implementasi Teknik Watermarking pada citra Digital menggunakan Blowfish dan Message Digest 5
- Aplikasi Algoritma SKIPJACK Terhadap Penyandian Data
- Penajaman Sisi Citra Menggunakan Metode Fourier Phase Only Synthesis dengan pembetulan Fase
- Implementasi CORBA Pada Aplikasi Client - Server Berbasis Web
- Studi dan Implementasi Algoritma Kriptografi Twofish untuk Penyandian Data
- Analisa Pemanfaatan Protokol TCP Melalui Media Satelit dan Implementasi Perangkat Lunak Simulasinya
- Studi dan Implementasi Algoritma Semijoin pada Pemrosesan Query Terdistribusi
- Implementasi transformasi wavelet pada analisa tekstur untuk identifikasi osteoporosis berdasarkan metode indeks singh
- Analisa Perbandingan Koneksi Host to Host Menggunakan Metoda Telnet dan Metoda Corba Pada Sistem Pembayaran Online Di PT. Telkomsel
- Deteksi Sudut Multiskala Dengan Menggunakan Transformasi Wavelet
- Pendeteksian Sisi menggunakan Isotropic Operator dengan Proses Awal Pemuliaan Citra menggunakan Teknik Manipulasi Histogram
- Perbandingan Metode Hybrid HMM/MLP dan Metode HMM dalam Proses Pengenalan Ucapan Berbahasa Indonesia.
- Pendeteksian Wajah Berbasis Jaringan Syaraf Tiruan
- Pencarian Jalur Teroptimal Dengan Algoritma A* Dan Metoda Akses R+ Tree Dalam Pemrosesan Queri Spasial
- Pembangunan Aplikasi Online Trading Perusahaan Efek Dalam Bursa Efek Jakarta Berbasis Wireless Application Protocol (Studi Kasus Pada PT. Dinar Sekuritas)
- Metode Peningkatan Performansi Pada Pengambilan Informasi Latent Semantic Indexing (LSI)
- Perancangan dan Implementasi Perangkat Lunak Pengkonversi Teks ke Suara dengan Primitif Satuan Bunyi
- Implementasi Sistim Informasi Geografi untuk Jalur Transportasi Darat Di Wilayah Kodya Bandung
- Aplikasi Knowledge Management On Line di PDAM Ka. Bandung
- Perancangan Sistem Informasi Jaringan Sekolah Tinggi Teknologi Telkom Bandung
- Perangkat Lunak Pengelolaan Warposnet Dengan Menggunakan Metodologi Analisis Dan Perancangan Sistem Terstruktur
- Segmentasi Citra Digital Menggunakan Algoritma Region Merging dan Representasi Quadtree
- Analisa Study Topology Jaringan Ring & Mesh Kota Metropolitan dengan Study Kasus Kota Surabaya
- Pembangunan Perangkat Lunak Sistem Loket Pembayaran Online Dengan Studi Kasus Pembayaran Tagihan PT. Telkomsel
- Analisa Performansi Filtering Citra Digital Menggunakan Metoda Two-Dimensional Median Filter Dan Multilevel Median Filter
- Plane Cover Multiple Acces : Pendekatan untuk Memaksimalkan Kapasitas Sistem Selular
- Simulasi Perbandingan Metode Restorasi Link dan Path Pada Jaringan WDM Bertopologi Mesh
- Simulasi Pengendalian KA menggunakan Infrastruktur Jaringan GSM
- Perancangan Dan Implementasi Teknik Watermarking Pada Citra Digital Dengan Metode Fractal
- Pengembangan sistem Keamanan pada Dial UP Networking Melalui Jalur Telepon Menggunakan Smart Card
- Desain dan Implementasi Mesin Query Untuk XML
Tuesday, April 28, 2009
Komponen yang diperlukan untuk memenuhi spesifikasi jaringan
Seperti yang disebutkan sebelumnya di tujuan, kami menggunakan router, jembatan, dan aktif dalam sebuah internetwork. Angka 1,3 menunjukkan bagaimana sebuah jaringan akan terlihat dengan semua perangkat internetwork pada tempatnya. Ingat bahwa router tidak hanya akan berakhir broadcast domain untuk setiap LAN interface, akan berakhir bentrokan domain juga.
Bila Anda melihat Gambar 1.3, anda melihat bahwa router ini dapat ditemukan di pusat dan tahap bahwa setiap fisik menghubungkan jaringan bersama-sama? Kita harus menggunakan tata letak yang disebabkan teknologi lama terlibat-jembatan dan hubs.
Pada bagian atas internetwork , Anda akan melihat sebuah jembatan yang digunakan untuk menghubungkan hubs ke router. Jembatan istirahat sampai tumbukan domain, tetapi semua host terhubung ke kedua hubs masih crammed ke broadcast domain yang sama. Selain itu, jembatan hanya dibuat dua tumbukan domain, sehingga setiap perangkat yang terhubung ke sebuah hub berada dalam domain yang sama tabrakan setiap perangkat lain sebagai
tersambung ke hub yang sama. Hal ini sebenarnya pretty lame, tapi masih lebih baik daripada memiliki collision domain untuk semua host. Melihat sesuatu yang lain: Tiga hubs di bagian bawah yang dihubungkan juga menghubungkan ke router, membuat satu collision domain dan satu broadcast domain. Hal ini menjadikan Bridged-bersih pekerjaan memang terlihat lebih baik! Meskipun bridge / aktif digunakan untuk segmen jaringan, mereka tidak akan iso -
akhir paket broadcast atau multicast. Jaringan yang terhubung ke router adalah LAN switch jaringan di sebelah kiri. Mengapa? Karena di setiap pelabuhan yang beralih breaks up tumbukan domain. Tapi itu tidak semua baik-semua perangkat masih dalam broadcast domain yang sama. Do you remember mengapa hal ini bisa menjadi hal yang sangat buruk? Karena semua perangkat harus mendengarkan semua broadcast dikirim, that's why. Dan jika Anda siaran domain yang terlalu besar, pengguna yang kurang bandwidth dan dibutuhkan untuk proses lebih luas memuntahkan, jaringan dan waktu respons yang lambat ke tingkat yang dapat menimbulkan huru-hara kantor. Setelah kami hanya aktif dalam jaringan kami, banyak hal berubah! Menunjukkan angka 1,4-bersih pekerjaan yang biasanya ditemukan pada hari ini.
1,2 Pilih komponen yang diperlukan untuk memenuhi spesifikasi jaringan
7
FIGURE 1,3
Internetworking perangkat
bridge
Sakelar
Router
FIGURE 1,4
Switched jaringan membuat internetwork
Router
Bab 1
Menjelaskan bagaimana sebuah jaringan kerja
8
Di sini, saya telah meletakkan LAN aktif di bagian tengah jaringan dunia sehingga router adalah
hanya logis menghubungkan jaringan bersama-sama. Jika saya dilaksanakan setup jenis ini, saya telah membuat virtual
Lans (VLANs). Tetapi sangat penting untuk memahami bahwa meskipun ada yang aktif-bersih
bekerja, Anda masih memerlukan router untuk memberikan anda komunikasi antar-VLAN, atau internetworking.
Tentunya, yang terbaik adalah salah satu jaringan yang dikonfigurasi dengan benar untuk memenuhi memerlukan usaha -
ments perusahaan yang melayani. LAN aktif dengan router, ditempatkan dengan benar pada jaringan,
adalah yang terbaik jaringan desain. Buku ini akan membantu Anda memahami dasar-dasar router dan
aktif, sehingga Anda dapat membuat ketat, keputusan yang jelas dalam kasus per kasus.
Mari kita kembali ke Gambar 1.4. Melihat angka, berapa luas dan domain collision -
cast domain dalam internetwork ini? Mudah-mudahan, anda jawab sembilan collision domain dan
tiga broadcast domain! Broadcast domain yang pasti adalah yang paling mudah untuk melihat karena hanya
routers bubar broadcast domain secara default. Dan sejak ada tiga sambungan, yang
memberikan tiga broadcast domain. Tapi apakah Anda melihat sembilan collision domain? Hanya dalam kasus
that's a tidak, saya akan menjelaskan. All-hub jaringan merupakan salah satu domain collision; jembatan jaringan
sama dengan tiga domain tabrakan. Tambahkan di jaringan beralih dari lima collision domain-satu untuk
beralih setiap pelabuhan dan you've got total sembilan.
Jadi sekarang Anda telah gotten pengantar internetworking dan berbagai perangkat yang
tinggal di sebuah internetwork, saatnya untuk menjadi kepala model internetworking.
Ujian Essentials
Memahami perangkat yang membuat dan LAN yang terpisah dan menyambung Lans.
Switches
dan jembatan yang digunakan untuk membuat Lans. Sedangkan mereka lakukan terpisah collision domain, mereka tidak
membuat terpisah Lans (collision domain dan LAN tidak konsep yang sama). Routers digunakan
terpisah untuk menghubungkan dan Lans Lans (broadcast domain).
Memahami perbedaan antara sebuah hub, sebuah jembatan, yang beralih, dan router.
Hubs membuat satu
collision domain dan satu broadcast domain. Jembatan bubar collision domain tetapi menciptakan satu
broadcast domain besar. Mereka menggunakan perangkat keras untuk menyaring alamat jaringan. Benar-benar aktif hanya
multi-port jembatan dengan lebih intelijen. Mereka bubar collision domain tetapi menciptakan satu besar
broadcast domain secara default. Beralih menggunakan alamat perangkat keras untuk menyaring jaringan. Routers istirahat
atas broadcast domain (dan collision domain) dan menggunakan logikal untuk menyaring menangani jaringan.
Bila Anda melihat Gambar 1.3, anda melihat bahwa router ini dapat ditemukan di pusat dan tahap bahwa setiap fisik menghubungkan jaringan bersama-sama? Kita harus menggunakan tata letak yang disebabkan teknologi lama terlibat-jembatan dan hubs.
Pada bagian atas internetwork , Anda akan melihat sebuah jembatan yang digunakan untuk menghubungkan hubs ke router. Jembatan istirahat sampai tumbukan domain, tetapi semua host terhubung ke kedua hubs masih crammed ke broadcast domain yang sama. Selain itu, jembatan hanya dibuat dua tumbukan domain, sehingga setiap perangkat yang terhubung ke sebuah hub berada dalam domain yang sama tabrakan setiap perangkat lain sebagai
tersambung ke hub yang sama. Hal ini sebenarnya pretty lame, tapi masih lebih baik daripada memiliki collision domain untuk semua host. Melihat sesuatu yang lain: Tiga hubs di bagian bawah yang dihubungkan juga menghubungkan ke router, membuat satu collision domain dan satu broadcast domain. Hal ini menjadikan Bridged-bersih pekerjaan memang terlihat lebih baik! Meskipun bridge / aktif digunakan untuk segmen jaringan, mereka tidak akan iso -
akhir paket broadcast atau multicast. Jaringan yang terhubung ke router adalah LAN switch jaringan di sebelah kiri. Mengapa? Karena di setiap pelabuhan yang beralih breaks up tumbukan domain. Tapi itu tidak semua baik-semua perangkat masih dalam broadcast domain yang sama. Do you remember mengapa hal ini bisa menjadi hal yang sangat buruk? Karena semua perangkat harus mendengarkan semua broadcast dikirim, that's why. Dan jika Anda siaran domain yang terlalu besar, pengguna yang kurang bandwidth dan dibutuhkan untuk proses lebih luas memuntahkan, jaringan dan waktu respons yang lambat ke tingkat yang dapat menimbulkan huru-hara kantor. Setelah kami hanya aktif dalam jaringan kami, banyak hal berubah! Menunjukkan angka 1,4-bersih pekerjaan yang biasanya ditemukan pada hari ini.
1,2 Pilih komponen yang diperlukan untuk memenuhi spesifikasi jaringan
7
FIGURE 1,3
Internetworking perangkat
bridge
Sakelar
Router
FIGURE 1,4
Switched jaringan membuat internetwork
Router
Bab 1
Menjelaskan bagaimana sebuah jaringan kerja
8
Di sini, saya telah meletakkan LAN aktif di bagian tengah jaringan dunia sehingga router adalah
hanya logis menghubungkan jaringan bersama-sama. Jika saya dilaksanakan setup jenis ini, saya telah membuat virtual
Lans (VLANs). Tetapi sangat penting untuk memahami bahwa meskipun ada yang aktif-bersih
bekerja, Anda masih memerlukan router untuk memberikan anda komunikasi antar-VLAN, atau internetworking.
Tentunya, yang terbaik adalah salah satu jaringan yang dikonfigurasi dengan benar untuk memenuhi memerlukan usaha -
ments perusahaan yang melayani. LAN aktif dengan router, ditempatkan dengan benar pada jaringan,
adalah yang terbaik jaringan desain. Buku ini akan membantu Anda memahami dasar-dasar router dan
aktif, sehingga Anda dapat membuat ketat, keputusan yang jelas dalam kasus per kasus.
Mari kita kembali ke Gambar 1.4. Melihat angka, berapa luas dan domain collision -
cast domain dalam internetwork ini? Mudah-mudahan, anda jawab sembilan collision domain dan
tiga broadcast domain! Broadcast domain yang pasti adalah yang paling mudah untuk melihat karena hanya
routers bubar broadcast domain secara default. Dan sejak ada tiga sambungan, yang
memberikan tiga broadcast domain. Tapi apakah Anda melihat sembilan collision domain? Hanya dalam kasus
that's a tidak, saya akan menjelaskan. All-hub jaringan merupakan salah satu domain collision; jembatan jaringan
sama dengan tiga domain tabrakan. Tambahkan di jaringan beralih dari lima collision domain-satu untuk
beralih setiap pelabuhan dan you've got total sembilan.
Jadi sekarang Anda telah gotten pengantar internetworking dan berbagai perangkat yang
tinggal di sebuah internetwork, saatnya untuk menjadi kepala model internetworking.
Ujian Essentials
Memahami perangkat yang membuat dan LAN yang terpisah dan menyambung Lans.
Switches
dan jembatan yang digunakan untuk membuat Lans. Sedangkan mereka lakukan terpisah collision domain, mereka tidak
membuat terpisah Lans (collision domain dan LAN tidak konsep yang sama). Routers digunakan
terpisah untuk menghubungkan dan Lans Lans (broadcast domain).
Memahami perbedaan antara sebuah hub, sebuah jembatan, yang beralih, dan router.
Hubs membuat satu
collision domain dan satu broadcast domain. Jembatan bubar collision domain tetapi menciptakan satu
broadcast domain besar. Mereka menggunakan perangkat keras untuk menyaring alamat jaringan. Benar-benar aktif hanya
multi-port jembatan dengan lebih intelijen. Mereka bubar collision domain tetapi menciptakan satu besar
broadcast domain secara default. Beralih menggunakan alamat perangkat keras untuk menyaring jaringan. Routers istirahat
atas broadcast domain (dan collision domain) dan menggunakan logikal untuk menyaring menangani jaringan.
TELNET
Telnet adalah protokol yang cara kerjanya pada adalah terminal emulation. Hal ini memungkinkan pengguna/admin pada remote komputer klien, yang disebut Telnet klien untuk mengakses sumber daya dari komputer lain, maka
Telnet server. Telnet mencapai ini dengan tipu daya tarik pada Telnet server dan membuat klienmesin tampak seolah-olah ia adalah terminal langsung melekat pada jaringan lokal. Proyeksi ini sebenarnya software gambar-terminal virtual yang dapat berinteraksi dengan server yang dipilih.Emulated terminal ini adalah dari teks-mode jenis dan dapat melaksanakan prosedur halusseperti menampilkan menu yang memberikan pengguna kesempatan untuk memilih pilihan dan mengaksesaplikasi pada server duped. Users memulai sesi Telnet oleh klien menjalankan Telnet lembut ware dan kemudian masuk ke server Telnet.
Masalahnya dengan Telnet adalah bahwa semua data, bahkan data yang masuk, akan dikirim dalam teks jelas. Ini dapat risiko keamanan. Dan jika Anda mengalami masalah telnetting ke dalam satu perangkat, Anda harus memastikan bahwa baik transmisi dan perangkat telah menerima layanan telnet diaktifkan. Terakhir, secara default, Cisco membolehkan perangkat bersamaan lima sesi telnet.
Telnet server. Telnet mencapai ini dengan tipu daya tarik pada Telnet server dan membuat klienmesin tampak seolah-olah ia adalah terminal langsung melekat pada jaringan lokal. Proyeksi ini sebenarnya software gambar-terminal virtual yang dapat berinteraksi dengan server yang dipilih.Emulated terminal ini adalah dari teks-mode jenis dan dapat melaksanakan prosedur halusseperti menampilkan menu yang memberikan pengguna kesempatan untuk memilih pilihan dan mengaksesaplikasi pada server duped. Users memulai sesi Telnet oleh klien menjalankan Telnet lembut ware dan kemudian masuk ke server Telnet.
Masalahnya dengan Telnet adalah bahwa semua data, bahkan data yang masuk, akan dikirim dalam teks jelas. Ini dapat risiko keamanan. Dan jika Anda mengalami masalah telnetting ke dalam satu perangkat, Anda harus memastikan bahwa baik transmisi dan perangkat telah menerima layanan telnet diaktifkan. Terakhir, secara default, Cisco membolehkan perangkat bersamaan lima sesi telnet.
Tuesday, April 21, 2009
Klasifikasi jaringan komputer
Ada dua klasifikasi jaringan komputer yaitu dibedakan berdasarkan teknologi
transmisi dan jarak.
1. Teknologi Transmisi
Secara garis besar ada dua jenis teknologi transmisi:
a. jaringan broadcast
memiliki saluran komunikasi tunggal yang dipakai bersama-sama oleh
semua mesin yang ada pada jaringan. Pesan-pesan berukuran kecil,
disebut paket dan dikirimkan oleh suatu mesin kemudian diterima oleh
mesin-mesin yang lainnya. Bagian alamat pada paket berisi keterangan
tentang kepada siapa paket ditujukan. Saat menerima sebuat paket, mesin
akan cek bagian alamat, jika paket tersebut untuk mesin itu, maka mesin
akan proses paket itu. Jika bukan maka mesin mengabaikannya.
b. jaringan point-to-point
terdiri dari beberapa koneksi pasangan individu dari mesin-mesin. Untuk
pergi dari satu sumber ke tempat tujuan, sebuah paket pada jaringan jenis
ini mungkin harus melalui satu atau lebih mesin-mesin perantara.
Seringkali harus melalui banyak rute (route) yang mungkin berbeda
jaraknya. Karena itu algoritma routing memegang peranan penting pada
jaringan point-to-point.
Sebagai pegangan umum (walaupun banyak pengecualian), jaringan yang lebih
kecil dan terlokalisasi secara geografis cenderung memakai broadcasting,
sedangkan jaringan yang lebih besar umumnya mengunakan point-to-point.
Local Area Network (LAN)
Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (resouce, misalnya printer) dan saling bertukar informasi.
· Metropolitan Area Network (MAN)
Metropolitan Area Network (MAN),
pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.
· Wide Area Network (WAN)
Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.
· Internet
Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda . Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.
Namun secara umum, dan pada praktisnya pada saat ini kita mengenal jaringan ada dua yaitu : LAN dan WAN :
transmisi dan jarak.
1. Teknologi Transmisi
Secara garis besar ada dua jenis teknologi transmisi:
a. jaringan broadcast
memiliki saluran komunikasi tunggal yang dipakai bersama-sama oleh
semua mesin yang ada pada jaringan. Pesan-pesan berukuran kecil,
disebut paket dan dikirimkan oleh suatu mesin kemudian diterima oleh
mesin-mesin yang lainnya. Bagian alamat pada paket berisi keterangan
tentang kepada siapa paket ditujukan. Saat menerima sebuat paket, mesin
akan cek bagian alamat, jika paket tersebut untuk mesin itu, maka mesin
akan proses paket itu. Jika bukan maka mesin mengabaikannya.
b. jaringan point-to-point
terdiri dari beberapa koneksi pasangan individu dari mesin-mesin. Untuk
pergi dari satu sumber ke tempat tujuan, sebuah paket pada jaringan jenis
ini mungkin harus melalui satu atau lebih mesin-mesin perantara.
Seringkali harus melalui banyak rute (route) yang mungkin berbeda
jaraknya. Karena itu algoritma routing memegang peranan penting pada
jaringan point-to-point.
Sebagai pegangan umum (walaupun banyak pengecualian), jaringan yang lebih
kecil dan terlokalisasi secara geografis cenderung memakai broadcasting,
sedangkan jaringan yang lebih besar umumnya mengunakan point-to-point.
Local Area Network (LAN)
Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (resouce, misalnya printer) dan saling bertukar informasi.
· Metropolitan Area Network (MAN)
Metropolitan Area Network (MAN),
pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.
· Wide Area Network (WAN)
Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.
· Internet
Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda . Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.
Namun secara umum, dan pada praktisnya pada saat ini kita mengenal jaringan ada dua yaitu : LAN dan WAN :
Manfaat Jaringan komputer ?
Manfaat Jaringan komputer
sobat pasti bingung kenapa kita perlu belajar jaringan memeng penting dan sangat penting bagi kita yang pengen smart dan cepat dalam pengantaran paket-paket serta keamanan data berikut ini beberapa tulisan yang akan membantu Sobat untuk mendefinisikan.?????Di bawah ini merupakan beberapa manfaat jaringan.
Resource sharing , dapat menggunakan sumberdaya yang secara bersama-sama. Misalnya seorang pengguna yang berada di 100 Km jauhnya dari suatu data, tidak mendapatkan kesulitan dalam menggunakan data tersebut dan seolah olah data tersebut berada di dekatnya. Hal ini sering diartikan bahwa jaringan komputer mengatasi masalah jarak.
- Reliabilitas tinggi,
Reliabilitas tinggi dengan jaringan komputer kita akan mendapatkan reliabilitas yang tinggi dengan memiliki sumber-sumber alternatif persediaan. Misalnya semua file dapat disimpan atau di copy ke dua, ketiga , atau lebih komputer yang terkoneksi ke jaringan. Sehingga bila satu mesin rusak maka salinan di mesin lain bisa digunakan. - Menghemat uang. Komputer berukuran kecil mempunyai rasio harga/ kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan komputer yang besar. Komputer besar seperti mainframe memiliki kecepatan kiro - kiro sepuluh kali lebih kecepatan komputer kecil/pribadi. Akan tetapi harga mainframe seribu kali lebih mahal dari komputer Pribadi. Ketidak seimbanggan rasio Harga/ Kinerja inilah membuat para perancang sistem untuk membangun sistem yang terdiri dari komputer - komputer Pribadi.
Tipe Jaringan
Sobat arep taukah kamu Tipe Jaringan
Dalam jaringan terdapat tiga buah peran yang dijalankan. Yang pertama
adalah client. Peran ini hanya sebatas pengguna tetapi tidak menyediakan sumber
daya (sharing), informasi, dan lain-lain. Peran kedua adalah sebagai peer, yaitu
client yang menyediakan sumber daya untuk dibagi kepada client lain sekaligus
memakai sumber daya yang tersedia pada client yang lain (peer to peer).
Sedangkan peran yang terakhir adalah sebagai server, yaitu menyediakan sumber
daya secara maksimal untuk digunakan oleh client tetapi tidak memakai sumber
daya yang disediakan oleh client. Dibawah ini akan dijelaskan jenis-jenis jaringan
yang ada.1. Jaringan Berbasis Server
Jaringan berbasis server atau client-server diartikan dengan adanya server
didalam sebuah jaringan yang menyediakan mekanisme pengamanandanpengelolaan jaringan tersebut. Jaringan ini terdiri dari banyak client dari satu atau
lebih server. Client juga biasa disebut front-end meminta layanan seperti
penyimpanan dan pencetakan data ke printer jaringan, sedangkan server yang
sering disebut back-end menyampaikan permintaan tersebut ke tujuan yang tepat.Pada
Pada Windows NT, Windows 2000, dan Windows Server 2003, jaringan
berbasis server diorganisasikan di dalam domain-domain. Domain adalah koleksi
jaringan dan client yang saling berbagi informasi. Keamanan domain dan perizinan
log on dikendalikan oleh server khusus yang disebut domain controlle. Terdapat
satu pengendali domain utama atau Primary Domain Controller (PDC) dan
beberapa domain controller pendukung atau backup Domain Controller (BDC) yang
membantu PDC pada waktu-waktu sibuk atau pada saat PDC tidak berfungsi karena
alasan tertentu.
Primasry Domain Controller juga diterapkan di dalam jaringan yang
menggunakan server Linux. Software yang cukup andal menangani masalah ini
adalah samba yang sekaligus dapat digunakansebagai penyedia layanan file dan
print yang membuat computer Windows dapat mengakses file-file di mesin Linux
dan begitu pula sebaliknya.
Jaringan berbasis server memiliki beberapa keuntungan diantaranya adalah :
1. Media penyimpanan data yang terpusat memungkinkan semua user menyimpan
dan menggunakan data di server dan memberikan kemudahan melakukan backup
data di saat kritis. Pemeliharaan data juga menjadi lebih mudah karena data
tidak tersebar di beberapa computer.
2. Kemampuan server untuk menyatukan media penyimpanan di satu tempat akan
menekan biaya pembangunan jaringan. Server yang telah dioptimalkan
membuat jaringan berjalan lebih cepat daripada jaringan peer-to-peer.
Membebaskan user dari pekerjaan mengelola jaringan.
3. Kemudahan mengatur jumlah pengguna yang banyak. Kemampuan untuk
sharing peralatan mahal seperti printer laser. Mengurangi masalah keamanan
karena pengguna harus memasukkan password untuk setiap peralatan jaringan
yang akan digunakan.2. Jaringan Peer-to-peer
Setiap computer di dalam jaringan peer mempunyai fungsi yang sama
dan dapat berkomunikasi dengan computer lain yang telah memberi izin. Jadi,
secara sederhana setiap komputer pada jaringan peer berfungsi sebagai client dan
server sekaligus. Jaringan peer digunakan di sebuah kantor kecil dengan jumlah
computer sedikit, dibawah sepuluh workstation.
Keuntungan menggunakan jaringan peer adalah :
1. Tidak memerlukan investasi tambahan untuk pembelian hardware dan software
server.
2. Tidak diperlukan seorang network administrator dan setupnya mudah serta
meminta biaya yang murah.
Kerugian menggunakan jaringan peer adalah :
1. Sharing sumberdaya pada suatu komputer didalam jaringan akan sangat
membebani computer tersebut.
2. Masalah lain adalah kesulitan dalam mengatur file-file. User harus menangani
komputernya sendiri jika ditemui masalah keamanan sangat lemah.
3. Jaringan Hybrid
Jaringan hybrid memiliki semua yang terdapat pada tiga tipe jaringan di
atas. Ini berarti pengguna dalam jaringan dapat mengakses sumber daya yang
dishare oleh jaringan peer, sedangkan di waktu bersamaan juga dapat
memanfaatkan seumber daya yang disediakan oleh server.
Keuntungan jaringan hybrid adalah sama dengan keuntungan
menggunakan jaringan berbasis server dan berbasis peer. Jaringan hybrid memiliki
kekurangan seperti pada jaringan berbasis server.
Dalam jaringan terdapat tiga buah peran yang dijalankan. Yang pertama
adalah client. Peran ini hanya sebatas pengguna tetapi tidak menyediakan sumber
daya (sharing), informasi, dan lain-lain. Peran kedua adalah sebagai peer, yaitu
client yang menyediakan sumber daya untuk dibagi kepada client lain sekaligus
memakai sumber daya yang tersedia pada client yang lain (peer to peer).
Sedangkan peran yang terakhir adalah sebagai server, yaitu menyediakan sumber
daya secara maksimal untuk digunakan oleh client tetapi tidak memakai sumber
daya yang disediakan oleh client. Dibawah ini akan dijelaskan jenis-jenis jaringan
yang ada.1. Jaringan Berbasis Server
Jaringan berbasis server atau client-server diartikan dengan adanya server
didalam sebuah jaringan yang menyediakan mekanisme pengamanandanpengelolaan jaringan tersebut. Jaringan ini terdiri dari banyak client dari satu atau
lebih server. Client juga biasa disebut front-end meminta layanan seperti
penyimpanan dan pencetakan data ke printer jaringan, sedangkan server yang
sering disebut back-end menyampaikan permintaan tersebut ke tujuan yang tepat.Pada
Pada Windows NT, Windows 2000, dan Windows Server 2003, jaringan
berbasis server diorganisasikan di dalam domain-domain. Domain adalah koleksi
jaringan dan client yang saling berbagi informasi. Keamanan domain dan perizinan
log on dikendalikan oleh server khusus yang disebut domain controlle. Terdapat
satu pengendali domain utama atau Primary Domain Controller (PDC) dan
beberapa domain controller pendukung atau backup Domain Controller (BDC) yang
membantu PDC pada waktu-waktu sibuk atau pada saat PDC tidak berfungsi karena
alasan tertentu.
Primasry Domain Controller juga diterapkan di dalam jaringan yang
menggunakan server Linux. Software yang cukup andal menangani masalah ini
adalah samba yang sekaligus dapat digunakansebagai penyedia layanan file dan
print yang membuat computer Windows dapat mengakses file-file di mesin Linux
dan begitu pula sebaliknya.
Jaringan berbasis server memiliki beberapa keuntungan diantaranya adalah :
1. Media penyimpanan data yang terpusat memungkinkan semua user menyimpan
dan menggunakan data di server dan memberikan kemudahan melakukan backup
data di saat kritis. Pemeliharaan data juga menjadi lebih mudah karena data
tidak tersebar di beberapa computer.
2. Kemampuan server untuk menyatukan media penyimpanan di satu tempat akan
menekan biaya pembangunan jaringan. Server yang telah dioptimalkan
membuat jaringan berjalan lebih cepat daripada jaringan peer-to-peer.
Membebaskan user dari pekerjaan mengelola jaringan.
3. Kemudahan mengatur jumlah pengguna yang banyak. Kemampuan untuk
sharing peralatan mahal seperti printer laser. Mengurangi masalah keamanan
karena pengguna harus memasukkan password untuk setiap peralatan jaringan
yang akan digunakan.2. Jaringan Peer-to-peer
Setiap computer di dalam jaringan peer mempunyai fungsi yang sama
dan dapat berkomunikasi dengan computer lain yang telah memberi izin. Jadi,
secara sederhana setiap komputer pada jaringan peer berfungsi sebagai client dan
server sekaligus. Jaringan peer digunakan di sebuah kantor kecil dengan jumlah
computer sedikit, dibawah sepuluh workstation.
Keuntungan menggunakan jaringan peer adalah :
1. Tidak memerlukan investasi tambahan untuk pembelian hardware dan software
server.
2. Tidak diperlukan seorang network administrator dan setupnya mudah serta
meminta biaya yang murah.
Kerugian menggunakan jaringan peer adalah :
1. Sharing sumberdaya pada suatu komputer didalam jaringan akan sangat
membebani computer tersebut.
2. Masalah lain adalah kesulitan dalam mengatur file-file. User harus menangani
komputernya sendiri jika ditemui masalah keamanan sangat lemah.
3. Jaringan Hybrid
Jaringan hybrid memiliki semua yang terdapat pada tiga tipe jaringan di
atas. Ini berarti pengguna dalam jaringan dapat mengakses sumber daya yang
dishare oleh jaringan peer, sedangkan di waktu bersamaan juga dapat
memanfaatkan seumber daya yang disediakan oleh server.
Keuntungan jaringan hybrid adalah sama dengan keuntungan
menggunakan jaringan berbasis server dan berbasis peer. Jaringan hybrid memiliki
kekurangan seperti pada jaringan berbasis server.
DASAR-DASAR TOPOLOGI JARINGAN
Pengertian Jaringan dan topologi
Seringkali kita mendengar kata internet, sekilas mungkin kita akan
berpikir bahwa yang namanya internet merupakan sebuah jaringan yang sangat
besar dan terdiri dari banyak kompuer. Atau bahkan bagi orang yang awam internet
sering diartikan sebagai browsing, chatting, dan lain-lain.
Pengertian ini merupakan sebuah pandangan yang kurang benar. Karena
sebenarnya internet adalah kumpulan dari jaringan-jaringan kecil dan besar yang
saling terhubung secara real-time atau terus menerus di seluruh dunia.
Dalam suatu sistem jaringan, dimana seluruh komputer saling berbagi
data dan resources satu sama lain sehingga tercapai efisiensi dalam pemanfaatan
teknologi, amat dibutuhkan perangkat-perangkat khusus dan instalasi tertentu.
Pada bab ini akan dijelaskan beberapa peralatan yang digunakan dalam
sistem jaringan serta pengaturan TCP/IP pada sistem operasi Windows.
Topologi Jaringan
Tujuan dari suatu jaringan adalah
Tujuan dari suatu jaringan adalah menghubungkan jaringan-jaringan yang
telah ada dalam jaringan tersebut sehingga informasi dapat ditransfer dari satu
lokawi ke lokasi yang lain. Karena suat perusahaan memuliki keinginan atau
kebutuhan yang berbeda-beda maka terdapat berbagai cara jaringan terminalterminal
dapat dihubungkan. Struktur Geometric ini disebut dengan LAN
Topologies.
Terdapat 6 jenis topologi yaitu :
+ Bus
+ Ring
+ Star
+ Extended Star
+ hierarchical topology
+ Mesh
Setiap topologi memuliki karakteristik yang berdeda-beda dan masingmasing
juga memiliki keuntungan dan kerugian. Topologi tidak tergantung kepada
medianya dan setiap topologi biasanya menggunakan media sebagai berikut :
Jenis-jenis Media yaitu :
+ Twisted Pair
+ Coaxial Cable
+ Optical Cable
+ Wireless
Topologi dibagi menjadi dua jenis yaitu Physical Topology dan Logical
Topologi. Dibawah ini adalah jenis-jenis Physical Topologi.
1. Topologi Bus atau Daisy Chain
Topologi ini memiliki karakteristik sebagai berikut:
• merupakan satu kabel yang kedua ujung nya ditutup, dimana sepanjang
kabel terdapat node-node
• umum digunakan karena sederhana dalam instalasi
• signal melewati kabel dalam dua arah dan mungkin terjadi collision
• problem terbesar pada saat kabel putus. Jika salah satu segmen kabel putus,
maka seluruh jaringan akan terhenti.
2. Topologi Ring
Topologi ini mempuyai karakteristik sebagai berikut:
• lingkaran tertutup yang berisi node-node
• sederhana dalam layout
• signal mengalir dalam satu arah, sehingga dapat menghindarkan terjadinya
collision (dua paket data bercampur), sehingga memungkinkan pergerakan
data yang cepat dan collision detection yang lebih sederhana
• problem: sama dengan topologi bus
• biasanya topologi ring tidak dibuat secara fisik melainkan direalisasikan
dengan sebuah consentrator dan kelihatan seperti topologi star
3. Topolog Star
Topologi ini mempunyai karakteristik sebagai berikut:
• setiap node berkomunikasi langsung dengan central node, traffic data
mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.
• mudah dikembangkan, karena setiap node hanya memiliki kabel yang
langsung terhubung ke central node
• keunggulannya adalah jika satu kabel node terputus yang lainnya tidak
terganggu
• dapat digunakan kabel yang “lower grade” karena hanya menghandel satu
traffic node, biasanya digunakan kabel UTP
4. Topologi Extended Star
Topologi Extended Star merupakan perkembangan lanjutan dari topologi star
dimana karakteristiknya tidak jauh berbeda dengan topologi star yaitu :
• setiap node berkomunikasi langsung dengan sub node, sedangkan sub node
berkomunikasi dengan central node. traffic data mengalir dari node ke sub
node lalu diteruskan ke central node dan kembali lagi.
• Digunakan pada jaringan yang besar dan membutuhkan penghubung yang
banyak atau melebihi dari kapasitas maksimal penghubung.
• keunggulan : jika satu kabel sub node terputus maka sub node yang lainnya
tidak terganggu, tetapi apabila central node terputus maka semua node
disetiap sub node akan terputus
• tidak dapat digunakan kabel yang “lower grade” karena hanya menghandel
satu traffic node, karena untuk berkomunikasi antara satu node ke node
lainnya membutuhkan beberapa kali hops.
•
5. Topologi hierarchical
Topologi ini biasa disebut sebagai topolodi tree. Dibangun oleh seperti halnya
topologi extended star yang dihubungkan melalui sub node dalam satu central node.
Topologi ini dapat mensupport baik baseband maupun broadband signaling dan
juga mensupport baik contention maupun token bus access.
6. Topologi Mesh
MESH topologi dibangun dengan memasang link diantara atation-station.
Sebuah ‘fully-connected mesh’ adalah sebauh jaringan dimana setiap terminal
terhubung secara langsung ke semua terminal-terminal yang lain. Biasanya
digunakan pada jaringan komputer kecil. Topologi ini secara teori memungkinkan
akan tetapi tidak praktis dan biayanya cukup tinggi untuk di-implementasikan. Mesh
topologi memiliki tingkat redundancy yang tinggi.
Sehingga jika terdapat satu link
yang rusak maka suatu station dapat mencari link yang lainnya.
Seringkali kita mendengar kata internet, sekilas mungkin kita akan
berpikir bahwa yang namanya internet merupakan sebuah jaringan yang sangat
besar dan terdiri dari banyak kompuer. Atau bahkan bagi orang yang awam internet
sering diartikan sebagai browsing, chatting, dan lain-lain.
Pengertian ini merupakan sebuah pandangan yang kurang benar. Karena
sebenarnya internet adalah kumpulan dari jaringan-jaringan kecil dan besar yang
saling terhubung secara real-time atau terus menerus di seluruh dunia.
Dalam suatu sistem jaringan, dimana seluruh komputer saling berbagi
data dan resources satu sama lain sehingga tercapai efisiensi dalam pemanfaatan
teknologi, amat dibutuhkan perangkat-perangkat khusus dan instalasi tertentu.
Pada bab ini akan dijelaskan beberapa peralatan yang digunakan dalam
sistem jaringan serta pengaturan TCP/IP pada sistem operasi Windows.
Topologi Jaringan
Tujuan dari suatu jaringan adalah
Tujuan dari suatu jaringan adalah menghubungkan jaringan-jaringan yang
telah ada dalam jaringan tersebut sehingga informasi dapat ditransfer dari satu
lokawi ke lokasi yang lain. Karena suat perusahaan memuliki keinginan atau
kebutuhan yang berbeda-beda maka terdapat berbagai cara jaringan terminalterminal
dapat dihubungkan. Struktur Geometric ini disebut dengan LAN
Topologies.
Terdapat 6 jenis topologi yaitu :
+ Bus
+ Ring
+ Star
+ Extended Star
+ hierarchical topology
+ Mesh
Setiap topologi memuliki karakteristik yang berdeda-beda dan masingmasing
juga memiliki keuntungan dan kerugian. Topologi tidak tergantung kepada
medianya dan setiap topologi biasanya menggunakan media sebagai berikut :
Jenis-jenis Media yaitu :
+ Twisted Pair
+ Coaxial Cable
+ Optical Cable
+ Wireless
Topologi dibagi menjadi dua jenis yaitu Physical Topology dan Logical
Topologi. Dibawah ini adalah jenis-jenis Physical Topologi.
1. Topologi Bus atau Daisy Chain
Topologi ini memiliki karakteristik sebagai berikut:
• merupakan satu kabel yang kedua ujung nya ditutup, dimana sepanjang
kabel terdapat node-node
• umum digunakan karena sederhana dalam instalasi
• signal melewati kabel dalam dua arah dan mungkin terjadi collision
• problem terbesar pada saat kabel putus. Jika salah satu segmen kabel putus,
maka seluruh jaringan akan terhenti.
2. Topologi Ring
Topologi ini mempuyai karakteristik sebagai berikut:
• lingkaran tertutup yang berisi node-node
• sederhana dalam layout
• signal mengalir dalam satu arah, sehingga dapat menghindarkan terjadinya
collision (dua paket data bercampur), sehingga memungkinkan pergerakan
data yang cepat dan collision detection yang lebih sederhana
• problem: sama dengan topologi bus
• biasanya topologi ring tidak dibuat secara fisik melainkan direalisasikan
dengan sebuah consentrator dan kelihatan seperti topologi star
3. Topolog Star
Topologi ini mempunyai karakteristik sebagai berikut:
• setiap node berkomunikasi langsung dengan central node, traffic data
mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.
• mudah dikembangkan, karena setiap node hanya memiliki kabel yang
langsung terhubung ke central node
• keunggulannya adalah jika satu kabel node terputus yang lainnya tidak
terganggu
• dapat digunakan kabel yang “lower grade” karena hanya menghandel satu
traffic node, biasanya digunakan kabel UTP
4. Topologi Extended Star
Topologi Extended Star merupakan perkembangan lanjutan dari topologi star
dimana karakteristiknya tidak jauh berbeda dengan topologi star yaitu :
• setiap node berkomunikasi langsung dengan sub node, sedangkan sub node
berkomunikasi dengan central node. traffic data mengalir dari node ke sub
node lalu diteruskan ke central node dan kembali lagi.
• Digunakan pada jaringan yang besar dan membutuhkan penghubung yang
banyak atau melebihi dari kapasitas maksimal penghubung.
• keunggulan : jika satu kabel sub node terputus maka sub node yang lainnya
tidak terganggu, tetapi apabila central node terputus maka semua node
disetiap sub node akan terputus
• tidak dapat digunakan kabel yang “lower grade” karena hanya menghandel
satu traffic node, karena untuk berkomunikasi antara satu node ke node
lainnya membutuhkan beberapa kali hops.
•
5. Topologi hierarchical
Topologi ini biasa disebut sebagai topolodi tree. Dibangun oleh seperti halnya
topologi extended star yang dihubungkan melalui sub node dalam satu central node.
Topologi ini dapat mensupport baik baseband maupun broadband signaling dan
juga mensupport baik contention maupun token bus access.
6. Topologi Mesh
MESH topologi dibangun dengan memasang link diantara atation-station.
Sebuah ‘fully-connected mesh’ adalah sebauh jaringan dimana setiap terminal
terhubung secara langsung ke semua terminal-terminal yang lain. Biasanya
digunakan pada jaringan komputer kecil. Topologi ini secara teori memungkinkan
akan tetapi tidak praktis dan biayanya cukup tinggi untuk di-implementasikan. Mesh
topologi memiliki tingkat redundancy yang tinggi.
Sehingga jika terdapat satu linkyang rusak maka suatu station dapat mencari link yang lainnya.
Pengertian Jaringan Komputer
Soba ilmu ini memberikan dasar konsep dan praktis tentang bagaimana sebuah jaringan komputer
dapat dibangun dan diterapkan pada site-site yang ada. Dari sisi konsep, mahasiswa akan belajar
dari konsep arsitektur protokol dan fungsinya. Diharapkan dari dasar arsitektur tersebut,
pembahasan dapat dikembangkan lebih jauh ke beberapa teknologi ataupun spesifikasi yang
menerapkan lapisan-lapisan OSI tersebut. Teknologi yang akan dibahas antara lain Ethernet,
FDDI/CDDI, ATM, dan Wireless. Di samping itu, Ilmu ini juga tidak dapat
mengesampingkan materi tentang arsitektur TCP/IP yang merupakan protokol paling banyak danreliable untuk digunakan pada suatu jaringan komputer untuk mendukung penerapan aplikasi diatasnya yang lebih komplek yang dapat memenuhi kebutuhan. Pada lapisan aplikasinya, akandibahas beberapa protokol aplikasi yang banyak digunakan pada Internet, antara lain HTTP, FTP,MAIL. Dan terakhir juga akan dibahas tentang kriptografi yang juga menjadi sebuah komponenpenting dalam suatu jaringan komputer.
Pengertian Jaringan komputer adalah
Pengertian Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan
peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Local Area Network (LAN),
merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran
sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputerkomputer
pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk
memakai bersama sumberdaya (resouce, misalnya printer) dan saling bertukar informasi
sobat ne mau info tntang topologi komputer buka postingan saya yang ini
dapat dibangun dan diterapkan pada site-site yang ada. Dari sisi konsep, mahasiswa akan belajar
dari konsep arsitektur protokol dan fungsinya. Diharapkan dari dasar arsitektur tersebut,
pembahasan dapat dikembangkan lebih jauh ke beberapa teknologi ataupun spesifikasi yang
menerapkan lapisan-lapisan OSI tersebut. Teknologi yang akan dibahas antara lain Ethernet,
FDDI/CDDI, ATM, dan Wireless. Di samping itu, Ilmu ini juga tidak dapat
mengesampingkan materi tentang arsitektur TCP/IP yang merupakan protokol paling banyak danreliable untuk digunakan pada suatu jaringan komputer untuk mendukung penerapan aplikasi diatasnya yang lebih komplek yang dapat memenuhi kebutuhan. Pada lapisan aplikasinya, akandibahas beberapa protokol aplikasi yang banyak digunakan pada Internet, antara lain HTTP, FTP,MAIL. Dan terakhir juga akan dibahas tentang kriptografi yang juga menjadi sebuah komponenpenting dalam suatu jaringan komputer.
Pengertian Jaringan komputer adalah
Pengertian Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan
peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Local Area Network (LAN),
merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran
sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputerkomputer
pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk
memakai bersama sumberdaya (resouce, misalnya printer) dan saling bertukar informasi
sobat ne mau info tntang topologi komputer buka postingan saya yang ini
Subscribe to:
Posts (Atom)